Kepungan Bencana di Tahun 2016
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
"Kami terus berupaya mengembangkan teknologi di negara kami agar saat gempa atau tsunami terjadi, kerusakan yang ditimbulkan kecil. Kewaspadaan dan kesiagaan masyarakat juga kami tingkatkan dengan memberi pelatihan serius dan simulasi rutin," papar Fukui yang juga anggota partai LDP Jepang.
"Pemerintah hanya ingin melindungi rakyatnya dari bencana sebagai wujud pertanggungjawaban negara. Selain itu, Indonesia bisa membangun tanggul di sungai-sungai, membangun tembok pelindung banjir, longsor, bahkan tsunami di pinggir pantai seperti yang Jepang lakukan," ucap pria berusia 63 tahun ini.
Fukui juga mengatakan, utamakan perlindungan pada gedung sekolah dan rumah sakit, karena keduanya merupakan fasilitas publik yang vital.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan penanaman kultur antisipasi bencana di Indonesia sangat penting, sehingga saat Indonesia dilanda bencana seperti tsunami dan gempa bumi, masyarakat sudah terdidik dan tau cara mengantisipasinya.
"Awareness ini artinya kesiapan atau kehati-hatian, jadi yang kita harapkan adalah memasyarakatkan persiapan apabila ada bencana. Persiapan diri mendidik," kata JK di tempat dan hari yang sama.