Sengkarut Ujian Nasional Berbasis Komputer
- ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Sementara Sulawesi Selatan juga termasuk salah satu dari enam provinsi yang menyelenggarakan UNBK SMK 100 persen. Namun ternyata di daerah ini juga masih terpantau adanya masalah dalam pelaksanaan ujian. Pada Senin, hari pertama pelaksanaan ujian di SMK di Jeneponto, Sulawesi Selatan harus molor lantaran gangguan pada sistem server hingga kurangnya pasokan daya listrik. Akibatnya di SMKN 8 Jeneponto, ujian baru mulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala SMKN 8 Jeneponto, Junaid sempat menjelaskan sejumlah masalah yang dialami pada awal pelaksanaan UNBK tersebut. Pertama, jaringan komputer sempat bermasalah saat siswa akan mengisi jawaban dari soal UNBK. Kedua, listrik yang tidak kuat dan menyebabkan listrik padam hingga sekolah harus mematikan alat yang menyedot daya listrik besar.
Masalah lainnya adalah soal keterbatasan unit komputer. Dia mengatakan, kurangnya komputer tak hanya terjadi di sekolah itu namun di sejumlah SMK di Jeneponto.
“Kami kekurangan unit komputer. Kami terpaksa pakai laptop guru dan siswa yang ada. Kami juga lakukan shift, pergantian tiga sesi karena jumlah peserta ujian yang tidak sebanding dengan komputer,” kata Junaid.
Sementara di Sulawesi Utara, pelaksanaan UNBK tak semuanya digelar serentak lantaran kekurangan perangkat komputer. Hal ini dialami oleh SMK Negeri 1 Manado. Dengan keterbatasan itu, ujian akhirnya dibagi dalam tiga sesi.
Kepala SMKN 1 Manado, Modi Lumintang mengakui bahwa masih ada kendala dalam pelaksanaan ujian tersebut. Dalam kondisi tersebut yang juga harus diperhatikan adalah faktor psikologis siswa.
Dalam kondisi ideal saja, siswa biasanya cenderung was-was saat akan menghadapi ujian belum lagi kalau harus menemukan hambatan dalam sistem yang baru diterapkan bertahap itu. UNBK memang tak menjadi faktor penentu kelulusan namun ujian ini dipatok wajib yang harus diikuti oleh seluruh siswa di Indonesia.
Indah Tambaru, salah satu siswa yang mengikuti ujian di SMKN 1 Manado mengaku grogi saat menghadapi ujian nasional tahun ini.
“Siap ikut ujian. Walaupun sudah tiga kali ikut simulasi UNBK masih tetap grogi,” kata Indah saat ditemui di sekolahnya.