Asteroid Nama-nama Indonesia, Dunia Mengakuinya

ilustrasi lintasan asteroid 12179 Taufiq
Sumber :
  • www.langitselatan.com/NASA

VIVA.co.id – Kabar bagus menyapa dunia astronomi Indonesia pada awal April ini. Nama ilmuwan perempuan Indonesia diabadikan menjadi nama asteroid dengan diameter 10.584 kilometer. 

img_title Waktu Salat Subuh di Indonesia Dinilai Terlalu Cepat? Begini Penjelasan Kemenag

International Astronomical Union memutuskan menamakan asteroid 12937 dengan nama Premadi, yang diambil dari nama ilmuwan perempuan Indonesia, Premana Premadi. Dengan demikian nama asteroid yang ditemukan pada 24 September 1960 itu, menjadi asteroid 12937 Premadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendengar kabar tersebut, sang ilmuwan mengaku kaget dan tak menyangka. Perempuan yang akrab disapa Nana itu mengatakan tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya dan tiba-tiba dia mendapatkan kabar dari kolega namanya diabadikan menjadi asteroid. 

img_title Ini yang Terjadi kalau Bennu 'Mencium' Bumi

Usut punya usut, namanya diusulkan oleh koleganya di Eropa yang menemukan asteroid tersebut. Nana memang kenal baik dengan penemu asteroid 12937, pasangan suami istri CJ van Houten dan Ingrid van Houten-Groeneveld, pasangan astronom dari Universitas Leiden Belanda dan T Gehrels.

"Bagi saya itu kan sebuah acknowledgment (pengakuan) ya.  Alhamdulillah kita semakin dilihat (dunia internasional), tapi tentunya ini ada tanggung jawab ya," ujar Nana saat dihubungi VIVA.co.id, Senin 10 April 2017. 

img_title Asteroid Bennu Membuka Tabir Asal-usul Bumi

Nana mengungkapkan, alasan IAU sepakat namanya dijadikan sebagai nama asteroid, karena dia dianggap berkontribusi mengembangkan kosmologi dan fisika teoritik di Indonesia. 

Selain itu, Nana juga dinilai berkontribusi dalam pendidikan astronomi di Indonesia melalui Universe Awareness for Children Indonesia, sebuah gerakan mendekatkan astronomi kepada anak-anak terpencil di nusantara.

Melalui gerakan edukasi astronomi itu, Nana 'blusukan' ke pelosok negeri untuk memberikan pengenalan astronomi ke anak-anak sekolah yang keadaannya kurang beruntung. Kegiatan Nana itu dilakukan tanpa menunggu bola. 

Nana memang tak habis pikir kenapa namanya dipilih oleh IAU. Sebab selama ini, nama yang dipilih untuk penamaan asteroid adalah kalangan pejabat astronomi. Sementara Nana merendah bukan siapa-siapa dalam struktural dunia astronomi Tanah Air. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bicara nama Indonesia yang terabadikan di antariksa, dalam catatan sejarah, penamaan asteroid dengan nama ilmuwan di Indonesia itu bukan pertama kalinya. Tercatat ada beberapa nama ilmuwan Indonesia yang telah dijadikan nama batu antariksa. 

Berdasarkan catatan Avivah Yamani, dari komunitas Langit Selatan, tercatat ada enam mantan pejabat Kepala Observatorium Bosscha yang diabadikan menjadi nama asteroid. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut