Siapa Layak Hadapi Teroris, TNI atau Polri?

Ilustrasi-Penanganan teroris di Indonesia oleh BNPT
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar

Ya, apa pun itu. Pelibatan TNI dalam penanggulangan teroris merujuk ke kondisi kekinian memang diakui diperlukan. Persinggungan soal 'rebutan' proyek teroris baiknya diminimalisir.

img_title Jokowi Bakal Bertemu Pengasuh Yayasan Al-Bhustomi Padepokan Anti Galau, KH Muhammad Ujang Busthomi Hari Ini

FOTO: Simulasi penanganan teroris oleh BNPT beberapa waktu lalu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tinggal bagaimana menempatkan peran. Pasukan khusus milik TNI jelas tak terbantahkan ketika digerakkan untuk mendobrak ancaman yang tak bisa diatasi lagi oleh Polri.

img_title Soal Permintaan Hadirkan Jokowi di Sidang Korupsi Kuota Haji, KPK Bilang Begini

Ini artinya, penggunaan pasukan milik TNI yang sejak awal dilatih untuk mematikan artinya hanya diperuntukkan untuk perlawanan kelompok teror yang betul-betul sudah tak tertangani oleh Densus 88 Antiteror.

"Masalah terorisme ini bukan perang, tapi masalah kejahatan, kriminal. Tentu saja di sana harus hadir polisi sebagai leading sector-nya, jadi bukan pihak lain," ujar Anggota DPR Panitia Khusus revisi UU Terorisme Taufiqulhadi. (umi)

img_title Bicara di Penang Peace Dialogue, Jokowi: Kita Harus Bangun PBB 2.0 Baru
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah)

Jokowi Dapat Pedang Naga Liman, Senjata Tradisional Kesultanan Cirebon dari Gus Ujang

Presiden ke-7 RI Jokowi mendapat cinderamata unik saat menghadiri acara syukuran keluarga KH Muhammad Busthomi atau Gus Ujang Busthomi di Cirebon, Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut