Menanti Koalisi Baru SBY-Prabowo

Pertemuan SBY dan Prabowo Subianto di Cikeas, beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Kiki/IES

"Amat sering Partai Demokrat menyampaikan salah satu cara atau bentuk pengawalan apabila yang dilakukan negara benar, tepat, dan sesuai dengan kepentingan rakyat kita dukung. Tetapi kalau nyata-nyata tidak tepat, tidak benar dan apalagi melukai, mencederai rakyat akan kita koreksi, kita kritisi, kita tolak. Gamblang, tegas dan terang. Itu sikap kami," tegas SBY.

img_title Cerita Prabowo Satu Angkatan Akmil Bareng SBY, Ikuti Jejak Bikin Partai Lalu Jadi Presiden

Kekuasaan lampaui batas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SBY mengaku tengah memikirkan sebuah gerakan moral dalam menyikapi situasi politik terakhir. Meskipun dia tidak membantah tetap juga menyiapkan gerakan politik.

img_title Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR, Doa SBY dari AS: Semoga Indonesia Semakin Maju dan Sejahtera Rakyatnya

"Kami juga memikirkan sebuah gerakan moral. Not only gerakan politik tapi gerakan moral," kata SBY.

Menurutnya, gerakan semacam itu diperlukan manakala perasaan dan kepentingan rakyat dicederai. Apalagi bila pada kenyataannya mereka turut melihat dan merasakannya.

img_title Cek Kesehatan di AS, SBY Tak Akan Hadiri Sidang Tahunan dan HUT ke-81 RI

"Kalau kami mengetahui, ikut merasakan, rakyat kita di seluruh tanah air, aspirasinya tidak lagi didengar oleh penyelenggara negara, pemerintah, pemimpin, wajib hukumnya kita mengingatkan, kita memberikan koreksi. Sah, dan gerakan seperti ini secara moral dibenarkan," kata SBY.

Meskipun demikian, SBY menegaskan gerakan yang akan dia lakukan bersama elemen atau partai politik lain seperti Gerindra, PAN, dan PKS itu adalah gerakan yang beradab, bertumpu pada nilai-nilai demokrasi. Bukan gerakan yang menyimpang dari norma, aturan atau hukum yang berlaku.

"Dan percayalah tidak akan merusak negara. Sebab, kalau tidak kami lakukan dengan proper (layak), tidak demokratis, apalagi merusak negara, justru gerakan kami yang tidak baik, tidak benar," ujar SBY.

Tak lupa, SBY menyampaikan bahwa kekuasaan harus tetap dikontrol.

"Power must not go uncheck, harus memastikan penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan itu tidak melampaui batas, sehingga cross the line, masuk abuse of power," kata SBY.

Menurut SBY, banyak pelajaran di dunia ini termasuk di negeri sendiri. Manakala penggunaan kekuasaan melewati batas maka rakyat akan mengoreksinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai kecintaan kami pada negara, pemimpin, kami akan mengingatkan, agar menggunakan kekuasaan secara amanah, undang-undang, tidak melampau batas, tidak keliru, itu pandangan saya," kata SBY.

SBY juga menyinggung bahwa dia sudah 6 bulan ini hampir tidak bicara di hadapan pers. Meskipun demikian, dia tetap mengikuti perkembangan situasinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut