Bersakit-sakit ke Ladang, Melarat Kemudian
- ANTARA FOTO/Yusran Uccang
Lalu sejalan kah ide Jokowi ini dengan kekinian? Yang pasti konsep itu suka tak suka memang baik bagi petani. Indonesia ke depan akan bisa menjadi negara yang diperhitungkan dari sektor pertanian.
Namun demikian, yang mesti diingat adalah saat ini petani sudah tak lagi diminati oleh orang Indonesia. Lahan-lahan semakin sedikit. Mayoritas telah habis dikuasai oleh korporasi.
![]()
FOTO: Aktivitas petani sawah di Indonesia
Sementara para petani bak tikus mati di lumbung padi. Mereka tetap tak bisa makan dan kesusahan sepanjang hari. Bisnis yang dicita-citakan Jokowi baru akan sebangun dengan masih adanya para petani di Indonesia.
Tanpa itu, siapa yang mau menjalankan bisnis di sektor pertanian. Penting untuk meregenerasi petani agar kembali diminati, terutama oleh kaum muda. Baru kemudian meloncat pemikirannya ke sektor bisnis.
Sebab jangan sampai, nasib kelam para petani Indonesia selalu berulang lagi ke kejadian serupa di kemudian hari. Sudahlah bersakit-sakit ke ladang, malah melarat kemudian.
"Pemerintah perlu mendorong agar para pemuda mau kembali ke desa untuk mengembangkan pertanian dan desanya. Secercah harapan masih ada dari beberapa pemuda yang saat ini memutuskan menjadi petani," ujar Peneliti LIPI Haning Romdiati. (ren)