Catatan untuk Kereta Bandara Soetta
- ANTARA Foto/Hafidz Mubarak
Namun, untuk masa uji coba 26 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018, KA Soetta hanya akan memulai perjalanan dari Stasiun Sudirman Baru atau BNI City dan menaikkan serta menurunkan penumpang di tiga stasiun. Rute Sudirman Baru-Duri-Batu Ceper hingga Bandara Soetta bisa ditempuh sekitar 35 menit.
Selain bebas macet, kereta ini diklaim nyaman bagi penumpang. Fasilitas di dalam gerbong antara lain penyejuk udara (AC), terminal pengisian daya ponsel, toilet terpisah perempuan dan lelaki, bagasi khusus untuk barang bawaan dan empat layar televisi LED di dalam gerbong yang akan memberikan informasi mengenai kereta.
Sementara itu, di stasiun, disiapkan sofa di ruang tunggu, televisi, charger center, pusat ATM, dan vending machine untuk pembelian tiket.
Menuju Bintang Lima
Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa KA Soetta akan sangat memudahkan dengan adanya integrasi sky train atau kereta layang (kalayang) yang sudah ada di Soetta. Namun, memang baru ada kalayang yang beroperasi di Terminal I dan II.
Oleh karena itu, pada tahap lanjutan yang sedang berproses, kalayang akan dibangun agar menghubungkan seluruh area bandara.
“Kami berharap, dengan adanya fasilitas-fasilitas baru ini dapat mengantarkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara terbaik di dunia yang masuk jajaran Skytrax bintang 5,” katanya.
Adanya integrasi KA Soetta dengan kalayang disebut bisa memberikan kemudian akses bagi calon penumpang dan pengunjung bandara. Dengan kondisi dan informasi yang aktual, para penumpang akan bisa merencanakan perjalanan tepat waktu menuju Soetta.
Sementara itu, untuk bisa mendapatkan tiket kereta, para calon penumpang didorong melakukan transaksi nontunai. Tiket KA Soetta hanya bisa dibeli melalui aplikasi mobile Railink melalui IOS maupun Android, website resmi maupun dengan vending machine yang berada di stasiun.
“Tidak ada transaksi tunai, jadi bisa melalui alat pembayaran perbankan secara debit maupun kredit dan aplikasi mobile,” kata Humas PT Railink Indonesia, Diah Suryandari di Jakarta.
Dia mengatakan, dalam setengah hari pada operasional komersial perdana KA Soetta, sudah lebih dari 500 orang penumpang yang diangkut. Di stasiun pemberangkatan seperti Stasiun Sudirman Baru memang tampak para calon penumpang yang mengantre membeli tiket di mesin-mesin vending yang disiapkan.