Seksolog soal Pelecehan Istri Irjen Sambo hingga Profil Rudi Kamri

Zoya Amirin
Zoya Amirin
Sumber :
  • instagram @zoyaamirin

VIVA Round Up – Pernyataan seoarang Seksolog wanita yang heran akan publik kkarena tidak percaya pelecehan pada istri Irjen Sambo jadi sorotan pembaca Kanal News VIVA. Artikel terkait hal tersebut jadi yang terpopuler pada, Kamis, 28 Juli 2022.

Artikel terpopuler kedua terkait profil Rudi Kamri, yang sebut Ridwan Kamil peragawan kampungan. Kemudian ketiga soal pernyataan Dokter Forensik terkait luka-luka yang ada pada Brigadir J.

Selanjutnya, terpopuler keempat, adalah, cerita Seksolog terkait pelecehan istri Irjen Sambo. Dan terpopuler kelima soal, keberatannya pengacara istri Irjen Sambo terkait pemakaman Brigadir J.

1. Seksolog Heran Publik Tak Yakin Istri Irjen Sambo Dilecehkan

Seksolog Zoya Amirin

Seksolog Zoya Amirin

Photo :
  • Youtube Deddy Corbuzier

Seksolog Zoya Amirin menyayangkan publik tidak memerhatikan adanya kasus pelecehan di balik kasus adu tembak polisi yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Hal itu dikatakan dia dalam podcast Deddy Corbuzier berjudul 'Polisi Tembak Polisi!! Cilaka Sih Gue Bahas Ini.. Konspirasi!? Atau Apa!?'. Zoya heran publik cuma fokus pada kasus penembakannya saja.

Baca selengkapnya

2. Profil Rudi Kamri yang Sebut Ridwan Kamil Peragawan Kampungan

Rudi Kamri

Rudi Kamri

Photo :
  • tangkapan layar

Nama Rudi Kamri sedang menjadi buah bibir lantaran ia menyatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemis donasi untuk masjid Al Mumtadz, pejabat sakit, hingga peragawan kampungan.

Dalam sebuah potongan video podcast yang viral di media sosial, ia menyindir Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, tentang membuat masjid megah untuk mendiang putranya, Emmeril Kahn Mumtadz atau yang akrab dipanggil Eril.

Baca selengkapnya

3. Dokter Forensik Ungkap Luka-luka di Brigadir J Diduga Bukan Ditembak

Ruang autopsi ulang jasad Brigadir J

Ruang autopsi ulang jasad Brigadir J

Photo :
  • VIVA/Syarifuddin Nasution

Tim gabungan forensik selesai melakukan autopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu, 27 Juli 2022. Dari hasil pemeriksaan tim forensik menemukan beberapa luka-luka di jenazah Brigadir J yang membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.

"Dalam proses tadi kami berhasil meyakini adanya beberapa luka. Kami tetap harus melakukan penanganan lebih lanjut melalui pemeriksaan mikroskopik," kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), Dr Ade Firmansyah Sugiharto di Jambi, Rabu 27 Juli 2022.

Baca selengkapnya

4. Zoya Amirin, Seksolog yang Ungkap Dugaan Pelecehan Istri Irjen Sambo

Zoya Amirin

Zoya Amirin

Photo :
  • instagram @zoyaamirin

Nama Zoya Amirin tengah diperbincangkan publik lantaran ia baru saja menjadi bintang tamu di kanal YouTube Deddy Corbuzier. Dalam tayangan video, mereka membahas kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Zoya menyayangkan publik tak memerhatikan adanya dugaan pelecehan di balik kasus adu tembak polisi yang menewaskan Brigadir J tersebut. Menurutnya, masyarakat fokus pada peristiwa penembakan saja.

Baca selengkapnya

5. Pengacara Istri Sambo Keberatan Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan

Pemakaman Brigadir J dilakukan secara militer, Rabu, 27 Juli 2022.

Pemakaman Brigadir J dilakukan secara militer, Rabu, 27 Juli 2022.

Photo :
  • VIVA/ Syarifuddin Nasution.

Kuasa hukum dari istri Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri nonaktif, Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo, Arman Hanis, menyayangkan terlapor dugaan tindak pidana kekerasan seksual, Brigadir J dimakamkan dengan upacara kepolisian. 

Menurut Arman dalam Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2014 jelas disebutkan meninggal dunia karena perbuatan tercela tak dimakamkan secara kedinasan. 

Dirinya merinci, berdasar Perkap upacara pemakaman jenazah sebagaimana kedinasan polisi dimaksud dalam Pasal 4 huruf i merupakan perwujudan penghormatan dan penghargaan terakhir dari bangsa dan negara terhadap pegawai negeri pada Polri yang gugur, tewas atau meninggal dunia biasa. Bukan meninggal dunia karena perbuatan yang tercela.

Baca selengkapnya