Ramadan, Warga DKI Ngeluh Banjir di Qlue

Pendiri dan CEO Qlue, Rama Raditya
Sumber :
  • VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis

VIVA – Pendiri dan Kepala Eksekutif Qlue Rama Raditya mengatakan selama Ramadan ini laporan yang paling banyak datang dari warga DKI Jakarta adalah masalah banjir. Kemungkinannya karena saat ini adalah musim penghujan. 

Indonesian Economy Grows 5,11 Percent in Q1 2024

"Laporannya lebih ke antisipasi banjir. Mereka melaporkan selokan-selokan yang tersendat atau banyak sampah. Kemudian kalau ada laporan, itu segera ditangani PPSU atau Penanganan Prasarana dan Sarana Umum," katanya kepada VIVA, di Jakarta, Kamis malam 9 Mei 2019.

Ia berharap, banyaknya laporan warga akan dapat menghindari banjir atau potensi banjir tidak mengenang terlalu lama. Terlebih saat ini potensi sampah sudah sangat mengkhawatirkan, yang menjadi penyebab utama banjir. 

Bukan Cuma Rancang Busana, IFPC Lahirkan Pengusaha Mode Muda Indonesia

Rama menjelaskan, dalam waktu dekat mereka akan bekerja sama dengan 'world clean up day'. Ini merupakan aplikasi pelaporan nasional dan sampah. Program ini diinisiasi oleh salah satu kementerian, dan saat ini baru dilakukan oleh Pemerintah Bandung, secepatnya menyusul di kota lainnya. 

Fokus di sampah, program ini berkutat pada kurangi, pisahkan dan manfaatkan sampah. Sehingga jika ada masyarakat yang melihat sampah, bisa melaporkannya melalui platform Qlue. 

Akhiri Masa Siaga, PLN Sukses Layani Kelistrikan Nasional Selama Idul Fitri 2024

Pelaporan sampah harus disertakan bukti, seperti foto secara real time. Sehingga laporan-laporan yang datang juga bisa membuktikan kinerja aparat setempat dalam mengelola lingkungan.

Kemenag Beri Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2024

Hasil Kolaborasi Kemenag, KPI dan MUI Hasilkan Pemenang Anugerah Syiar Ramadan 2024

Suguhan tayangan berkualitas dan menyejukkan selama Ramadan, menjadi salah satu hal yang terus dilakukan oleh Kementerian Agama. Maka, sejumlah program diganjar anugerah.

img_title
VIVA.co.id
9 Mei 2024