Tompi Tak Terima Operasi Transgender, Enggan Ubah Kodrat?

Dr Tompi
Sumber :
  • Instagram @dr_tompi

JAKARTA – Dokter bedah plastik Indonesia, Tompi, mengaku enggan melakukan operasi yang mengubah kodrat seseorang. Hal ini merujuk pada kondisi saat ini dengan mengubah jenis kelamin yang dikenal sebagai seorang transgender.

Hampir 75 Persen Transgender Masuk Penjara Gegara Lakukan Kejahatan Seksual

Orang transgender adalah orang yang memiliki identitas gender atau ekspresi gender yang berbeda dengan seksnya yang ditunjuk saat lahir. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Orang transgender juga terkadang disebut sebagai orang transseksual jika ia menghendaki bantuan medis untuk transisi dari satu jenis kelamin ke jenis kelamin berbeda.

Transgender Muslim Ini Tuntut Pendeta Karena Ia Dilarang Menggunakan Hijab di Penjara

Tompi

Photo :
  • Shalli/VIVA

Tompi mengaku bahwa prinsip yang dianutnya tak akan pernah menerima permintaan melakukan operasi transgender.

Kena Mental Penampilannya Terus Dicibir Netizen, Ivan Gunawan Mau Make Over Wajah Lagi

"Ini yang gue anut. Gue pribadi kalau ada laki-laki ke (klinik) gue, mau (operasi) punya payudara, pasti gue suruh pulang. Mau transgender, gue nggak kerjain," tegas dokter yang praktik di Beyoutiful Aesthetic Clinic ini dikutip dari kanal Youtube.

Pelantun Menghujam Jantungku ini membeberkan bahwa permintaan pasien untuk mengubah jenis kelamin akan membuatnya menolak dengan sopan.

Tompi

Photo :
  • VIVA.co.id/Nuvola Gloria

Namun, Tompi tak menolak bila pasien meminta nama pakar medis lainnya yang bisa melakukan prosedur tersebut.

"Batasannya, satu gue nggak ambil, iya transgender. Karena gue menganut untuk itu. Jadi kalau misalkan ada transgender yang datang ke gue. Gue minta maaf nggak bisa bantu. Jadi mereka biasanya nanya siapa yang bagus yang bisa ngerjain ini (operasi). Gue akan kasih beberapa nama," kata ayah tiga anak itu.

Penyanyi lulusan Fakultas Kedokteran di Universitas Indonesia menjelaskan bahwa sikapnya yang memberi jawaban untuk sejumlah nama dokter bedah plastik lain yang bisa melakukan transgender ini bukan bentuk kemaksiatan.

Tompi

Photo :

Menurutnya, bukan lah sebuah dosa dan membantu terjerumus dalam mengubah kodrat seseorang bila hanya sekedar menjawab dan bukan mendukung dengan merekomendasikan sejumlah pakar medis untuk melakukan operasi transgender.

"(Membantu maksiat?) Nggak dong. Gue nggak rekomendasiin. Gue bilang gue nggak ambil karena gue menganut apa yang gue anut. Gue nggak bilang 'harus ke sini' 'ini paling bagus'," kata Tompi.

"Gue bilang, yang pernah ngerjain ini (nama dokter), beberapa nama gue sebutin. Tapi perkara bagus nggak bagus, hasil sempurna atau nggak, nggak tahu, gue nggak pernah liat. Gue nggak lihat kerjaannya kayak apa," sambungnya.

Kendati begitu, Tompi tak ada alasan pasti dari batasan yang dianutnya dalam melakukan operasi plastik.

Tompi hanya memberi penegasan bahwa itu adalah prinsip yang dianutnya sebagai seorang dokter dengan agama yang dianutnya.

"Yang gue anut (batasan operasi plastik), baik itu laki ke perempuan, perempuan ke laki, gue memilih untuk tidak," tandasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya