Minta Siswi 15 Tahun Kirim Foto Telanjang, Produser Film Suzume Ditangkap Polisi

Film animasi Suzume no Tojimari
Sumber :
  • Twitter @toho_movie

JEPANG  – Koichiro Ito, produser dari film Suzume ditangkap oleh polisi akibat diduga melanggar Undang-Undang Larangan Prostitusi Anak dan Pornografi Anak.

Polisi Klaim Terjadi Penurunan Angka Kecelakaan saat Mudik Lebaran 2024

Dilansir dari Mainichi pada Jumat 23 Februari, melaporkan bahwa Koichiro Ito ditangkap atas tuduhan melakukan konstruksi. Koichiro meminta seorang siswi perempuan berusia 15 tahun yang masih duduk di bangku sekolah menengah untuk mengirim foto telanjang.

Film animasi Suzume no Tojimari

Photo :
  • Twitter @toho_movie
Catat! Truk Ini Dilarang Lewat Saat Arus Balik, Jika Nekat Berakhir Ditindak Polisi

Menurut laporan polisi, pada September 2021, ia bertemu dengan seorang siswi SMA berusia 15 tahun melalui media sosial. Selama  ini, Ito menerima foto eksplisit dari siswi di bawah umur tersebut dan menyimpan gambar tersebut.

Undang-Undang Larangan Pornografi Anak di Jepang (Pasal 7) melarang produksi, transportasi, impor, dan ekspor pornografi anak, serta kepemilikan pornografi anak. Ini adalah salah satu pelanggaran hukum khusus yang dilakukan Ito.

Polisi Sudah Cek Urine Sopir Bus Rosalia Indah, Ini Hasilnya

Koichiro Ito membenarkan tuduhan terkait kejadian tersebut. Koichiro tidak yakin apakah siswi itu perempuan yang sama karena dia pernah berhubungan intim dengan wanita lain.

“Saya melakukan pertukaran yang sama dengan orang lain, jadi saya tidak ingat apakah itu anak ini atau bukan,” kata Koichiro kepada polisi.

Dengan demikian, polisi saat ini sedang menyelidiki apakah ada korban lain dari Koichiro yang terkait dengan masalah yang sama.

Koichiro Ito telah menjadi produser untuk banyak film sutradara Makoto Shinkai, termasuk film The Place Promised in Our Early Days, Children Who Chase Lost Voices, dan The Garden of Words, serta dua film berikutnya, Weathering With You dan Suzume.

Kini, pihak kepolisian sedang menelusuri apakah ada korban lainnya yang sempat berkomunikasi dengan Koichiro Ito. Kejadian ini membuat banyak penggemar merasa kecewa dengan produser tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya