Curhat Putri Gatot Brajamusti, Ayahnya Dihujat Banyak Orang

Suci Patia, Putri Gatot Brajamusti
Sumber :
  • instagram.com/suci.patia

VIVA – Suci Patia Brajamusti, anak sulung dari Gatot Brajamusti menulis surat tangan kepada sang ayah acap kali rindu kehadirannya. Bagi Suci, Gatot tetaplah sosok ayah yang baik, suka memberi nasihat bijak, tapi tidak memanjakan.

Jenazah Gatot Brajamusti Dibawa ke Sukabumi

"Merasa sendiri, bingung mau ngapain. Karena enggak bisa telepon, ya aku tulis surat aja. Itu lebih ke ungkapan gimana kangennya anak ke ayah aja," ungkap Suci saat ditemui di kawasan Kapten Tendean Jakarta pada Rabu malam, 19 Oktober 2017.

Berpisah dengan ayahnya yang saat ini divonis kurungan penjara selama 10 tahun karena penyalahgunaan narkoba, memberikan tekanan kepada Suci. Saat ini berjalan satu tahun pertama, yang menurutnya fase tersulit.

Gatot Brajamusti Meninggal, Sudah Diserahkan Lapas ke Keluarga

"Tahun-tahun terberat itu kan biasanya di tahun pertama. Sembilan tahun ke depan pasti aku bisa lebih dewasa, lebih bisa mengatur semuanya," ujarnya.

Di mata Suci, Gatot adalah sosok ayah yang baik kepada anak-anaknya. Di luar dari perannya sebagai ayah untuk anaknya, Suci menyadari banyak penilaian negatif terhadap ayahnya.

Innalillahi, Gatot Brajamusti Meninggal Dunia

Apalagi, setelah mencuat serentetan kasus terkait ayahnya. "Orang-orang di Indonesia kan udah ngelihat papa konteksnya negatif, aku enggak menyalahkan juga. Aku tahu, aku kadang juga dinilai negatif karena papaku. Aku juga harus terima risiko," katanya.

Di luar konteks seberapa besar kebenarannya, Suci berharap dengan kasus yang menimpa ayahnya, dapat menjadi pembelajaran hidup kepada ayahnya untuk berubah lebih baik.

Jika di hadapannya saat ini ada sang ayah, ia ingin sekali memeluknya. "Kami (keluarga) semua tetap sayang papa, dan kami semua memaafkan, enggak ada yang benci papa," ucapnya. (ase)

Mantan Ketua PARFI, Gatot Brajamusti

Mengenang Gatot Brajamusti, Guru Spiritual hingga Eks Ketua PARFI

Aa Gatot yang lahir di Sukabumi 29 Agustus 1962, meninggal dunia pada usia 58 tahun dan pernah menjadi ketua PARFI 2011-2016.

img_title
VIVA.co.id
9 November 2020