Mereka Bangkit dari Konflik
- VIVA.co.id/Ichsan Suhendra
"Kalau orang enggak pernah lihat band yang rock n roll ya kita band yang rock n roll itu dengan segala macam life. Like a roller coaster dan itu terjadi sampai akhirnya kita memutuskan untuk vakum," katanya menjelaskan.
Dalam kesempatan itu, Piyu mengungkapkan bahwa sosoknya memang mudah marah. Namun, bukan hanya dirinya tetapi juga personel lainnya.Â
Bahkan saking panasnya konflik yang terjadi pada band yang dibentuk 8 April 1997 ini, Piyu berencana memecat Ari Tri Sosisanto, sang gitaris. Meski demikian, memang diakui Ari, kondisi bandnya saat itu sedang memanas tingkat tinggi.Â
"Pas itu memang kondisinya real seperti itu, lagi carut marut. Banyak konflik dan banyak ego juga di situ," ujarnya.Â
Kasus dua personelnya yang terjerat narkoba, Yoyo dan Ari membuat konflik di band tersebut semakin sulit dibendung.
"Pas saya takut bakal dipecat, mengenai hal pribadi juga. Di mana waktu itu Yoyo disekolahkan (tertangkap narkoba) saya juga, hehehee," ujar Ari yang terkenal pendiam ini.Â
Memang banyak yang menyayangkan saat band Padi memutuskan vakum dari dunia musik. Maklum, band Padi masuk dalam daftar band yang memiliki rekor penjualan yang fantastis. Lewat album Sesuatu Yang Tertunda ini, Padi meraih lebih dari 2 juta keping. Lagu-lagu mereka juga selalu menjadi hits, seperti Maha Dewi, Semua Tak Sama, Menanti Jawaban dan lainnya. Album ini juga termasuk dalam 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia.
Kesempatan kedua
Yoyo, Fadly, Piyu, Ari dan Rindra yang tergabung dalam Padi sudah kembali sejak November 2017. Band dengan puluhan lagu hits itu sempat vakum selama tujuh tahun. Pelan tapi pasti, Padi yang kini menambahkan kata Reborn, mulai kembali menancapkan kaki.
Melalui proses yang panjang, para personel band tersebut saling instropeksi dan meredam konflik di antara mereka. Setelah vakum, mereka merasa ini adalah saatnya mereka bangkit dan kembali berkarya.Â
"Tepatnya pas Hari Pahlawan, kebetulan aja kita ada di Surabaya jadi memperingati semangat kepahlawanan bangsa Indonesia kemudian kami memutuskan untuk kembali lagi dalam Padi Reborn setelah tanggal 10 November," kata Piyu dalam kesempatan yang sama.Â