Viva.co.id: Berita Hari Ini Terbaru Terkini dan Terpopuler

img_title

Andy Flores Noya

6 November 1960
s/d
Sekarang
img_title img_title
Kecintaannya dalam tulis menulis mengantarkannya menjadi jurnalis. Mulai dari jurnalis media cetak hingga TV ternama. Ia pindah dari satu media ke media lain karena memang dibutuhkan oleh pengelola medianya. Hampir 31 tahun lamanya,  Andi F Noya terjun ke dunia wartawan.

Meski sudah beberapa kali jadi pemimpin redaksi, namanya mulai banyak dikenal orang setelah Metro TV memberikan nama program Kick Andy untuk dirinya. Program yang dikelola oleh Andy F Noya ini mendapat repons yang baik oleh masyarakat. 

Menjadi jurnalis adalah meneruskan kecintaaannya sejak kecil. Setelah tamat sekolah menengah, ia memilih masuk Sekolah Tinggi Publisitik (STP) Jakarta yang kini bernama Institut Ilmu Sosial dan Politik (IISIP), Lenteng Agiung, Jakarta. Dari kampus inilah ia mengenyam pendidikan jurnalistik.

Pria kelahiran Surabaya, 6 November 1960, mengawali kariernya sebagai reporter pada 1985 untuk membantu Majalah Tempo dalam penerbitan buku Apa dan Siapa Orang Indonesia. Pada tahun yang sama, Andy diajak bergabung bersama oleh Lukman Setiawan pada saat harian ekonomi Bisnis Indonesia hendak terbit.

Dua tahun bergabung di Bisnis Indonesia, Andy diajak oleh Fikri Jufri wartawan senior Tempo untuk memperkuat majalah Matra yang baru diterbitkan Tempo. Ternyata Matra bukanlah pelabuhan terakhirnya, ia ditawari Surya Paloh pemilik surat kabar Prioritas untuk bergabung dengan koran Media Indonesia pada tahun 1992.

Setelah bergabung dengan Media Indonesia, pada tahun 1999, Andy bersama wartawan senior Djafar Assegaf, diutus untuk membantu RCTI yang sedang menghadapi masalah. Di sana terjadi gejolak di kalangan wartawan program berita Seputar Indonesia terkait status perusahaannya.

Satu tahun berikutnya, karier Andy dalam dunia jurnalistik terus naik. Ia dipanggil kembali oleh Surya Paloh untuk memimpin Metro TV sebagai pemimpin redaksi, pada tahun tersebut Metro TV mendapatkan izin untuk siaran. Tiga tahun kemudian Andy ditarik kembali ke Media Indonesia. Di tahun 2006, Andy diminta merangkap menjadi pemimpin redaksi Metro TV menggantikan Don Bosco Selamun.

Kini, ayah tiga anak tersebut menjadi pembawa acara terpopuler "Kick Andy" yang ditayangkan di Metro TV. Acara ini sangat disukai banyak orang dan menjadi sorotan publik, karena banyak memberikan fakta, edukasi, dan inspirasi.

KELUARGA 
   
Istri      : Retno Palupi Noya
Anak    : Mario randy Lamas Noya
              Marco Randy Parama Noya
              Marlo Randy Ernesto Noya

 
PENDIDIKAN

SD, Malang, Jawa Timur
ST, Jayapura
STM, Jayapura
Sekolah Tinggi Publisitik (sekarang IISIP), Jakarta

 
KARIER

Reporter Majalah Tempo (1985)
Reporter Harian Ekonomi Bisnis Indonesia (1985)
Majalah Matra (1987)
Pemimpin Redaksi Metro TV (2000)
Pembawa Acara "Kick Andy"
Pembawa Acara Big Bang! Show Kompas TV



Berita Terkait
75 Tahun RI, Energi Perempuan Mineal Unjuk Gigi di Tengah Pandemi

75 Tahun RI, Energi Perempuan Mineal Unjuk Gigi di Tengah Pandemi

Lifestyle

17 Agustus 2020
Share :