Viva.co.id: Berita Hari Ini Terbaru Terkini dan Terpopuler

img_title

Hari Moekti

seniman
25 Maret 1957
s/d
24 Juni 2018
img_title img_title
Dunia musik melambungkan namanya sebagai rocker. Di tengah puncak popularitasnya, Hari Moekti mengundurkan diri dan menjadi seorang ustaz.

Hariadi Wibowo atau Hari Moekti adalah mantan rocker tanah air yang kemudian jauh lebih dikenal sebagai dai alias penceramah agama. Ia menyatakan mundur dari dunia keartisannya saat berusia 38 tahun.
 
Hari menghabiskan masa kecil hingga SMA di Kota Cimahi dan Bandung. Hari muda pun mengikuti ayahnya yang seorang tentara pindah ke Semarang. Di sana ia pernah bekerja selama setahun di hotel.
 
Di kota ini pula, Hari memulai karier bermusiknya dengan membentuk band Darodos. Lalu, pada tahun 1980 Hari pun kembali ke Kota Kembang. Ia kemudian bergabung dengan band Orbit, Primas, dan New Bloodly.
 
Hari pun membentuk band bernama Makara Band di Jakarta bersama teman-temannya semasa kuliah di Universitas Indonesia, yakni Januari Irawan (bass), Andy Julias (drum), Kadri (vokal), Adi Adrian (keyboard), dan Agus Anhar (gitar). Sedangkan Hari sendiri memegang posisi vokal.
 
Makara Band terkenal dengan hits berjudul Laron Laron yang terinspirasi dari ELP, Genesis, Saga, dan Yes. Band ini akhirnya bubar setelah Hari memutuskan akan berkarier solo.
 
Pria kelahiran Cimahi, 25 Maret 1957 ini pernah mengikuti Festival Lagu Populer Indonesia pada tahun 1989. Hari pun berkolaborasi menelurkan album kompilasi bersama Ruth Sahanaya, Trio Libels, Tetty Manurung, Connie Constantia, dan Emilia Contessa.

Di album kompilasi ini, Hari membawakan single Aku Suka, Kamu Suka. Lagu tersebut melambung di pasaran. Namanya pun naik daun.

Pada tahun 1993, Hari yang bergabung dengan label Granada Records merilis album bertajuk Maukah Kamu dengan lagu andalan berjudul sama. Dalam album yang diproduseri Max Wenas ini menampilkan lagu-lagu anyar di antaranya Hujan Rindu, Nona Nona Nona, dan Ada Kamu. 

Hari kemudian diundang untuk mengisi acara pergantian tahun 1995. Tapi terjadi hal kurang mengenakan di mana Anggun C. Sasmi memperoleh bayaran lebih tinggi darinya. Kemarahan dan rasa iri pun mulai membelenggu dirinya. 

Namun, justru inilah titik balik kehidupan Hari Moekti. Setelah kejadian itu, Hari pun bertemu dengan seorang ustaz yang berhasil membuka mata hatinya. Hari pun memutuskan untuk meninggalkan panggung hiburan yang telah membesarkan namanya itu.

Hari mulai mendalami agama Islam. Ia bahkan bergabung degan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia pun rajin berdakwah tentang Islam Praktis.
 
Tentang kehidupan pribadinya, Hari pernah menikah dengan Yuli Agustina namun mereka memutuskan bercerai pada 13 Juli 1976. Selang beberapa setelah itu, Hari menikah dengan Ummu Haura.

Pada 24 Juni 2018 pukul 9 malam, Hari menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Dustira, Cimahi. Ia wafat pada usia 61 tahun akibat serangan jantung dan dimakamkan di Pasir Kuda, Caringin, Kabupaten Bogor. (AC/DN) (Foto/Youtube/kangharimoekti)

 
KELUARGA
Istri                : Yuli Agustina (cerai)
                        Ummu Haura
 
KARIER
Penyanyi
Diskografi
Album Kompilasi (1989)
Maukah Kamu (1993)
Ustaz
Berita Terkait
Duka Teuku Wisnu Kehilangan Hari Moekti

Duka Teuku Wisnu Kehilangan Hari Moekti

Gosip

25 Juni 2018
Hari Moekti Disalatkan di Masjid Tempat Saat Akad Nikah

Hari Moekti Disalatkan di Masjid Tempat Saat Akad Nikah

Musik

25 Juni 2018
Sangat Semangat Berdakwah, Hari Moekti Diduga Kelelahan

Sangat Semangat Berdakwah, Hari Moekti Diduga Kelelahan

Gosip

24 Juni 2018
Unggahan Terakhir Ustaz Hari Moekti 16 Jam Lalu

Unggahan Terakhir Ustaz Hari Moekti 16 Jam Lalu

Gosip

24 Juni 2018
Share :