AWBG 2023 jadi Momen Bangkitkan Indonesia Lewat Sektor Pariwisata

Ketua NOC Indonesia dan Menpora RI bersama dengan delegasi ANOC
Ketua NOC Indonesia dan Menpora RI bersama dengan delegasi ANOC
Sumber :
  • NOC Indonesia

VIVA Sport – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) langsung memperkuat koordinasi dengan Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) usai Bali ditunjuk sebagai tuan rumah ANOC World Beach Games (AWBG) 2023 pada Juni lalu.

Delegasi ANOC yang dipimpin Anggota Dewan Eksekutif ANOC dan Kepala Komisi Events Timothy Fok serta Sekretaris Jenderal Gunilla Lindberg melakukan visitasi ke Pulau Dewata pada 7-12 Juli dan menemui lintas-kementerian di Jakarta sehari setelahnya.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari optimistis penyelenggaraan AWBG 2023 dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia melalui sport tourism. Khususnya dalam membantu percepatan pemulihan ekonomi dan pariwisata pasca-pandemi COVID-19 yang sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

Pasalnya, AWBG merupakan multi-event olahraga pantai dan air paling prestisius yang akan diikuti 1.200 atlet dan 1.400 official dari 100 negara dan juga terakbar karena akan menerima kedatangan representatif dari 205 NOC serta 36 Internasional Federation di seluruh dunia serta para petinggi organisasi internasional olahraga, di antaranya pimpinan IOC, OCA, WADA, hingga CAS pada General Assembly.

“Koordinasi awal yang luar biasa. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo untuk membawa banyak event olahraga internasional ke Indonesia sehingga dapat memberikan multi-layer effects bagi Indonesia, baik dari sektor olahraga hingga pariwisata dan ekonomi,” kata Okto dalam pembukaan Move for Peace Photo Exhibition di Kantor NOC Indonesia, Rabu 13 Juli 2022.

Dalam kunjungan di Bali, Fok dan Lindberg juga didampingi Technical Director Haider Farman, Project Director Emilia Robert, International Relations Gustavo Harada, serta AWBG Project Manager Andres Santi. Mereka disambut Okto yang dan Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal serta pengurus NOC Indonesia, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Daniel Loy, Komisi Culture and Education Ricard Sam Bera serta Direktur Internasional Relation Cresida Mariska dan Lilla Horvath.

Selama lima hari, mereka mengunjungi dan mendiskusikan lokasi-lokasi potensial yang akan digunakan untuk AWBG Bali 2023, seperti Kuta, Nusa Dua, Garuda Wisnu Kencana, hingga Sanur. Tinjauan ini merupakan indentifikasi awal opsi penentuan akomodasi, fasilitas medis, jalur transportasi, serta tempat upacara pembukaan, serta venue yang selanjutnya akan dibahas dalam pertemuan Delegasi Teknis (TD) Federasi Internasional (IF’s) di Bali pada September 2022.