Fakta Mengerikan Gadis 23 Tahun, Rebut Takhta Maharatu Bulutangkis

Tunggal putri China, Chen Yufei di Olimpiade Tokyo 2020
Tunggal putri China, Chen Yufei di Olimpiade Tokyo 2020
Sumber :
  • Tangkapan layar

Final membara, ia akhirnya membuktikan keganasan dengan menghajar ratu bulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying. Pemegang rangking satu dunia itu diamuk lewat rubbergame.

Rebut Takhta Maharatu

Keberhasilan Yufei ini menciptakan sejarah baru. Sebagai juara baru tunggal putri di Olimpiade.

Sebelumnya, gelar juara dipegang oleh maharatu bulutangkis dunia Carolina Marin. Tragis, Marin harus absen di Olimpiade usai dihantam badai cedera.

Melansir dari situs resmi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), pebulutangkis asal Spanyol itu memutuskan mundur dari Olimpiade.

Pemegang tiga gelar juara dunia itu seharusnya tampil di Tokyo. Dia menempati peringkat empat ranking race to Tokyo nomor tunggal putri kala itu. 

Usut punya usut, pebulutangkis berusia 27 tahun tersebut mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament dan meniskus di lutut kirinya. Alhasil, ia pun terpaksa harus naik meja operasi dan pemulihan, Juni lalu.