Gilas Lebanon, Laga Adaptasi Bagi Rehan/Lisa di BAMTC 2023

Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati
Sumber :
  • PBSI

VIVA Sport – Pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati tidak perlu memeras keringat lebih banyak. Hanya dalam 15 menit, ganda campuran rangking 14 dunia ini menang 21-3, 21-5 atas Oliver Khoury/Lynne El-Jabbour untuk membawa Indonesia menang 5-0 atas Lebanon

Penampilan Rehan/Lisa memang belum teruji benar. Meskipun menang, keduanya belum bisa menampilkan performa maksimal pada laga pertama fase penyisihan Grup C Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia atau Badminton Asia Mixed Team Championships 2023

"Lawan belum sepadan. Bukannya sombong tetapi kondisinya seperti itu. Dalam beberapa kali pukulan sudah mati. Belum ada reli-reli panjang," ujar Rehan dikutip VIVA Bulutangkis dari keterangan resmi PBSI.

Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

Photo :
  • AP Photo/Hiro Komae
 

"Tadi kami belum teruji benar. Mungkin karena kualitas lawan yang belum sepadan. Kami tadi main normal dan tidak boleh memandang remeh lawan," tambah Lisa. 

Pada pertandingan yang berlangsung di Dubai Exhibition Centre, Dubai, Uni Emirat Arab, Selasa (14/2) siang, Rehan/Lisa hanya memanfaatkan pertandingan ini untuk beradaptasi. Mereka mencoba menyesuaikan dengan suasana di arena dan shuttlecock saja. 

Maklum, dari segi pola permainan memang timpang. Kalau Rehan/Lisa menyerang, pasti langsung tembus. Sementara berharap sebaliknya agar ditekan dan diserang lawan, tekanannya juga kurang kuat seperti yang diharapkan. 

"Kalau saya dan Lisa menyerang, pasti lawan tembus. Sementara kalau memilih bertahan, serangan lawan juga tidak kuat. Jadi dari sisi permainan yang kami harapkan, pertandingan tadi rasanya belum optimal," ujar Rehan. 

Ledakan Terdengar di Irak hingga Suriah Imbas Serangan Israel ke Iran

Mengetahui kualitas lawan yang belum setara, Rehan/Lisa pun akhirnya memanfaatkan laga ini sebagai ajang beradaptasi. Keduanya memanfaatkan untuk berlatih dan mencoba-coba permainan dan variasi pukulan. 

Dulu Bawa Indonesia Sabet Emas SEA Games, Pramudya Kusumawardana Kini Bela Australia

"Tadi saya coba variasi pukulan saja. Melatih feeling, kalau memukul sekeras ini keluar atau tidak. Saya dan Lisa menggunakan pertandingan ini untuk belajar beradaptasi saja untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," tukas Rehan.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Menjadi Saksi Perjuangan Tim Bulutangkis Indonesia Rebut Kembali Piala Thomas dan Uber 2024

Tugas berat tengah menanti tim bulutangkis Indonesia untuk merebut kembali piala Thomas dan Uber 2024. Ini jadwal dan siaran langsung tim bulutangkis Indonesia

img_title
VIVA.co.id
27 April 2024