Cegah Cedera Parah, Gregoria Batal Ikut Orleans Masters 2023

Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung
Sumber :
  • Instagram PBSI

VIVA Sport – Pelatih tunggal putri Pelatnas PBSI Herli Djaenudin mengumumkan bahwa Gregoria Mariska Tunjung mundur dari ajang Orleans Masters 2023 untuk menghindari cedera yang semakin parah, Senin 3 April 2023.

img_title Nasib Dejan/Felisha Belum Berubah, Tersingkir Lagi di Turnamen Kedua sebagai Pasangan Baru

Setelah memenangi Spain Masters 2023, Minggu 2 April 2023, Gregoria dijadwalkan akan melanjutkan tur Eropanya pada Orleans Masters di Prancis pada 4-9 April. Namun kondisi kakinya yang tak memungkinkan membuat tim pelatih memutuskan untuk menarik keikutsertaan atletnya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami takut dan khawatir kalau dipaksakan malah bisa menjadi cedera yang lebih parah. Lebih baik diistirahatkan dan ditangani dokter dulu. Ini juga untuk persiapan pertandingan berikutnya, seperti Kejuaraan Asia di Dubai," kata Herli dalam keterangan resmi.

img_title PBSI Dukung SenengMinton 2026, Harapan Lahirnya Juara Dunia dari Kudus

Herli melihat kondisi yang dialami Gregoria sejak berlaga di Madrid, Spanyol justru semakin memburuk. Hal itu diketahui dari pengakuan Gregoria yang menyebutkan bahwa bagian paha belakang kanan dan pinggangnya sudah mulai terasa sakit.

img_title Pengakuan Jujur Fajar dan Fikri usai Juara Denmark Open 2026

Namun ia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya tersebut hingga bisa memboyong satu gelar juara bagi Indonesia dari Spain Masters 2023.

"Performa Gregoria selama di Madrid, dari hari ke hari memang semakin bagus. Dia juga semakin tenang dan percaya diri, walaupun dengan kondisi yang kurang bagus, baik dari kesehatan maupun kondisi fisiknya karena harus mengikuti tiga turnamen beruntun. Tetapi keinginan tidak mau kalahnya itu sangat luar biasa," ungkap Herli.

Sebelumnya, Gregoria mengatakan bahwa rasa sakit pada paha kanannya mulai terasa pada turnamen Spain Masters. Meski merasa ada yang tak beres, namun Gregoria terus bekerja keras dan mempertahankan fokus untuk melalui setiap pertandingan di turnamen berkategori BWF Super 300 itu.

"Butuh usaha yang besar memang dari pertandingan ke pertandingan. Saya sempat flu di Swiss Open, dan di Spain Masters ini paha saya mulai kencang ototnya, seperti tertarik. Tapi saya coba fokus berpikir satu-satu saja," Gregoria menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun usahanya berbuah manis dengan menyabet gelar juara dari Spain Masters setelah mengalahkan unggulan kedua Pusarla V. Sindhu dalam dua gim langsung.

Sebelumnya, Gregoria juga membuat kejutan dengan mengalahkan wakil tuan rumah Carolina Marin pada babak semifinal. Marin punya catatan prestasi memukau seperti tiga kali juara dunia dan medali emas Olimpiade Rio 2016.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut