Handphone Siswa Dihancurkan dengan Alat Potong Kawat hingga Berasap

handphone
Sumber :

VIVA Trending – Viral di media sosial sebuah video memperlihatkan beberapa tenaga pengajar sedang menghancurkan handphone para siswa dengan menggunakan alat potong kawat beton.

img_title Prancis Kerahkan 70.000 Polisi Jelang Demo Besar Gelombang Kedua, Museum Ditutup

Video itu diunggah dalam akun Instagram @terangmedia pada 5 September 2022. Para pengajar di dalam video itu nampak sedang mengumpulkan sejumlah handphone para siswa yang akan dihancurkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Viral, puluhan siswa di pondok yang ketahuan membawa HP berhasil disita dan dihancurkan oleh para pengajar,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

img_title Kajian DEN Ungkap Siswa Penerima MBG Lebih Jarang Absen Dibandingkan Nonpenerima

Handphone disita dan dihancurkan dengan alat potong kawat beton

Photo :
  • Tangkapan layar instagram.com/terangmedia

Mereka telah menyediakan alat berat khusus untuk menghancurkan handphone tersebut. Alat potong kawat beton telah disiapkan di tengah kerumunan siswa.

img_title Toko Mewah Dijarah, Bangunan Dibakar, Mengapa Demo di Prancis Memanas?

Menurut informasi, lokasi peristiwa itu di sebuah pondok pesantren, yang dikenal memiliki peraturan ketat terhadap penggunakan handphone bagi para pelajar.

Momen penghancuran handphone itu disaksikan oleh banyak siswa yang mengerubungi lokasi. Beberapa handphone dikumpulkan menjadi satu lalu dipotong bersamaan di depan para siswa.

Tak lama, muncul asap tipis yang keluar dari kumpulan handphone yang dipotong. Hal itu membuat sorakan para siswa yang menonton kejadian tersebut.

handphone

Photo :

Unggahan itu menuai perhatian publik. Bahkan, para warganet pro kontrak dengan tindakan yang dilakukan oleh pihak sekolah terhadap barang-barang milik siswa.

“Mending disimpan, ntar pas lulus di balikin. Peraturan seperti ini Tidak mendidik dan malah menimbulkan rasa kebencian murid terhadap gurunya,” kata netizen.

“Kalau bisa gurunya ngajar main hp sitain aja, kerja kok main hp,” tulis netizen.

“Jangan samakan sekolah biasa sama pondok pesantren, mereka punya aturan disiplin yang ketat,” ungkap netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang bilang gak setuju, ciri orang yang mau melanggar tapi gak siap akan konsekuensi,” pungkas netizen.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti

Mendikdasmen Bongkar Alasan Siswa Rajin Masuk Sekolah, Ternyata karena Ini

Program MBG dinilai tak hanya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi peserta didik, tetapi juga memberikan dorongan bagi siswa untuk lebih rajin datang ke sekolah.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut