Bangunlah Sahabatku
- U-Report
Akhirnya kami sampai di RSUD Imanudin. Sampai di sana, kami bertanya di bagian administrasi, dan mendapat informasi kalau Isti masih di bagian UGD. Kami pun segera berlari ke sana. Aku menunggu Isti sampai jam 9 malam, dan belum mendapat kepastian tentang kondisi sahabat kami itu.
Pagi pun terang, jam menujukkan pukul 9.00 pagi. Aku pergi ke tempat kos Laras, dan kami pun kembali datang ke RSUD Imanudin. Setelah Aku lama di sana, kami pun mendapat kabar kalau Isti dirujuk pindah ke RS yang lebih lengkap, yaitu di Jawa atau di Banjarmasin. Awalnya, pihak keluarga Isti ingin membawanya ke Semarang. Tetapi karena kondisi Isti dan terbatasnya waktu, akhirnya Isti dibawa ke RSUD Banjarmasin pada pukul 3 sore.
Sebagai sahabatnya aku merasa sangat sedih dan kehilangan. Isti koma dan belum sadar. “Ayo Isti bangun! Aku banyak salah dengan kamu. Kamu kuat Isti, kamu harus bangun dan harus bisa aktivitas lagi. Ya Allah, kalu bisa ditukar Isti dengan aku, aku pun rela dan ikhlas menjalaninya.” ucapku. Ya Allah, berilah kesembuhan bagi Isti. Aku sayang dia. Isti orang yang baik, lugu, dan pantang menyerah. Amin. (Tulisan ini dikirim oleh nuk03021998, Pangkalan Bun)