Memburu Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar.
Sumber :
  • U-Report

Perbedaan pendapat di kalangan ulama amat jauh sekali, yaitu sampai empat puluh pendapat. Saya tidak ingin menghabiskan waktu dalam mengemukakan pendapat-pendapat tersebut atau membacanya. Hanya yang saya yakini dan saya kemukakan kepada pembaca ialah bahwa Lailatul Qadar adalah malam dimulai dari turunnya Alquran.

img_title Cinta dan Cemburu

Seperti yang dijelaskan oleh surah Al-Qadr, “kami menurunkan Alquran di malam Al-Qadr.” (Q.S Al-Qadar: 1) Yaitu sewaktu ayat pertama turun, yaitu Surah Al-Alaq. Dan bahwa malam itu adalah malam di bulan Ramadan, menurut firman Allah dalam surah Al-Baqarah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan memperhatikan ayat-ayat tersebut, nyatalah bahwa malam itu adalah malam yang bersejarah yang perlu diingat setiap bulan Ramadan datang. Pada malam itu kita mengingat nikmat Allah yang diberikannya kepada manusia dengan diturunkannya Alquran. Dan bahwa Alquran adalah kemuliaan dan keagungan.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Jadi, Lailatul Qadar adalah suatu malam yang penuh kemuliaan dan keagungan. Dan bahwa malam diturunkannya Alquran adalah malam di mana Tuhan berkenan memberikan hidayahnya dari langit dengan memberi petunjuk bagi orang yang sesat, serta menunjukkan kepadanya jalan kebahagiaan dan membebaskan mereka dari segala macam dosa dan belenggu.

Dan juga Allah menggunakan suatu cara yang tidak biasa dipakai dalam melebihkan sesuatu, ia lebih baik dari seribu bulan. Bilangan seribu adalah sebagai lambang akan banyaknya kelebihan malam itu. Alquran dalam menggambarkan kebesaran malam itu tidak berhenti hanya sampai di situ saja.

img_title Driver Ojek Online Sedekah Jasa Antar Anak Yatim ke Sekolah

Tetapi Alquran menggambarkan pula hal-hal yang gaib yaitu turunnya malaikat beserta Jibril sebagai rahmat dari zat yang Maha Tinggi kepada makhluknya di bumi. Dan juga pemberitaan kepada ruh dan jiwa yang baik bahwa petunjuk yang diidam-idamkan oleh segenap manusia telah datang.

Bahwa kemakmuran dan perbaikan akan merata di seluruh bumi, dan bahwa Nabi Muhammad telah mengulurkan tangannya dengan membawa risalah Tuhannya yang disampaikan kepada seluruh manusia. Untuk mengeluarkan mereka dari kegelapan dan menunjukkan kepada manusia jalan yang lurus. Itulah Lailatul Qadar, dan begitulah seharusnya kita menghidupkannya. (Tulisan ini dikirim oleh Jusriadi, Gowa, Sulawesi Selatan)

Ilustrasi

Menata Hati Sambut Bulan Suci

Sucikan hati sebelumnya bulan Ramadhan.

img_title
VIVA.co.id
30 Maret 2018
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut