Hidup dalam Keterbatasan, Pemulung Ini Tetap Bersyukur
Dengan seringnya pertemuan, Welly pun akhirnya bersilaturahmi ke rumah beliau. Dan demikianlah kondisi rumah beliau yang jauh dari kata layak. Namun sekali lagi, Arwani selalu mensyukuri apa yang dia miliki. Pertemuan dengan keluarga beliau membuat Welly ingin memberikan perhatian lebih dengan memberikan santunan biaya hidup, agar keluarganya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Arwani tak pernah lupa lingkungan sekitarnya. Pria yang saat memungut rongsokan sangat terlihat penuh dengan peluh, namun saat dia memipin pengajian sosok yang penuh peluh itu akan berubah drastis menjadi sosok yang penuh karisma dengan koko yang sederhana dan terawat.
Di sana di kampung Arwani, dia tak sendirian dalam keterbatasan. Ada sekitar 100 warga yang nasibnya hampir serupa. Maka, saat Rumah Yatim tanggap terhadapnya, Arwani pun memberanikan diri untuk datang dan meminta bantuan sembako untuk warga di sekitarnya. “Saya ingin bukan hanya saya saja yang mendapat bantuan, tapi warga di sekitar saya pun bisa turut merasakannya,” paparnya. (Tulisan ini dikirim oleh Sinta Guslia)