Pernak-pernik Hari Raya Idul Fitri
- U-Report
Kalau kita melihat anak muda sibuk menulis status di media sosial, entah itu Facebook, Twitter, BBM, Line, dan semacamnya usai hari raya dengan tulisan, "Selamat Hari Raya Idul Fitri. Mohon maaf lahir dan batin" beserta gambar yang lucu untuk memberi ucapan kepada siapa saja adalah bentuk komunikasi yang merakyat. Kenapa? Karena yang menyaksikan bukan hanya satu orang, melainkan banyak orang.
Jadi tidak usah heran dengan tingkah laku anak muda sekarang. Karena mereka menginginkan informasi yang lebih dinamis, interaktif, dan ingin tahu lebih banyak dari yang disediakan media konvensional seperti televisi, radio, majalah maupun koran. Dan memang pola komunikasi generasi ini yang terbilang merakyat memang sedikit unik. Yaitu menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sepertinya untuk menciptakan yang namanya keadilan sosial memang tak semudah apa yang dikatakan. Akan tetapi, momentum hari Lebaran yang dirayakan tepat di hari Minggu, 25 Juni 2017 adalah salah satu bentuk keadilan sosial. Karena momentum hari raya tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, akan tetapi bisa dirasakan oleh agama lain seperti umat Kriastiani yang juga beribadah di hari Minggu. Itu membuktikan bahwa keadilan sosial tercermin lewat momentum hari raya. (Tulisan ini dikirim oleh Jusriadi, Gowa, Sulawesi Selatan)