Kebersamaan yang Hanya Sesaat
Selasa, 4 Juli 2017 - 16:56 WIB
Sumber :
- REUTERS/Henry Romero
Setelah aku merasakan kesepian, aku pun mendapatkan sebuah pelajaran. Pelajaran yang juga bisa diambil oleh banyak orang. Aku sadar kalau kebersamaan di Hari Raya Idul Fitri hanyalah sementara. Sama seperti kita hidup di dunia ini, hanya sementara. Aku ingin merasakan kebersamaan itu lagi.
Aku ingin tulisanku dikritik oleh saudara ibuku, hingga aku bisa kembali termotivasi untuk terus menulis. Aku ingin merasakan makan ketupat, lontong, opor dan rendang bersama-sama lagi. Rasanya, aku tidak ingin menyia-nyiakan kebersamaan itu. Semoga tahun depan aku masih bisa kembali dipertemukan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. (Tulisan ini dikirim oleh Ridho Adha Arie, Pekanbaru)
Merayakan Kemenangan di Tengah Pandemi COVID-19
Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah sebentar lagi tiba masih ada kesamaan pada tahun lalu.
VIVA.co.id
12 Mei 2021