Ketika Merdeka Masih Milik Orang Kaya saja

Ilustrasi/Warga miskin di daerah
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA.co.id – Mari kita melihat kemerdekaan ini. Apa yang dirasakan oleh rakyat kecil? Apa sudah merdeka secara hakiki, atau masih dalam jajahan kemiskinan dan kebodohan? Ekonomi yang makin lesu masih menjajah kehidupan mereka setiap hari

img_title Keren! Brand Indonesia Terpajang di Times Square New York

Saat ini kita merayakan Kemerdekan Indonesia yang ke-72 tahun. Jika dilihat dari usia kemerdekaan, rasanya kita telah lama merdeka. Dan bahkan, kalau disamakan dengan manusia, usia 72 tahun sudah masuk pada usia lansia. Kematangan pengalaman dan kehidupan pasti telah dirasakan bagi manusia yang sudah berusia 72 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seharusnya, kematangan berbangsa dan bernegara telah tampak seiring usia yang makin bertambah. Secara negara, memang kita telah merdeka. Namun, apakah merdekanya telah bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat? Atau apa yang saya sebutkan di atas memang masih menjadi kenyataan pahit bagi bangsa ini?

img_title Terapkan Prokes, HUT Kemerdekaan RI di Washington Berlangsung Khidmat

Masyarakat masih mengalami penjajahan kemiskinan dan kebodohan setiap saat. Pertumbuhan dan  perkembangan pembangunan saat ini hanya masih dirasakan oleh segelintir orang saja. Terkesan segelintir orang yang menguasai aset bangsa ini menjadi penikmat dari kemerdekaan.

Perekonomian masih hanya menguntungkan pemilik modal. Orang kaya semakin kaya, dan masyarakat miskin cukup menjadi pekerja dan penikmat kemiskinan. Saat ini ketimpangan orang kaya dan miskin semakin terlihat.

img_title 17 Agustus, Setop Kegiatan dan Ambil Sikap Sempurna Pukul 10.17 WIB

Peran pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat belum terasa. Masih kelihatan masyarakat miskin yang semakin bertambah. Walaupun di sisi lain kita bisa melihat pertumbuhan ekonomi bergerak. Tapi, pergerakan ekonomi masih berada di kalangan menegah ke atas semata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana kemerdekaan yang hakiki ini bisa dirasa oleh semua lapisan? Pemerintah harus lebih sensitif dalam upaya memerangi kemiskinan ini. Pemerintah harus sadar bahwa bangsa ini memiliki anak bangsa yang banyak memerlukan penanganan intensif untuk sama-sama menghilangkan penjajahan kemiskinan. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah harus betul-betul memberikan angin segar untuk kebebasan mereka dari kungkungan kemiskinan.

Peningkatan taraf hidup harus diimbangi dengan peningkatan taraf kesejahteraan hidup masyarakat di bidang ekonomi dan pendidikan. Kebijakan pemerintah Jokowi-JK sekarang, memang sepertinya mengarah ke sana. Tetapi perlu penguatan dan konsistensi dari pemangku kebijakan agar masyarakat kecil bisa cepat keluar dari himpitan perekonomian, yang kalau kita lihat dari hari ke hari semakin sangat mengkhawatirkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut