Ketika Merdeka Masih Milik Orang Kaya saja

Ilustrasi/Warga miskin di daerah
Ilustrasi/Warga miskin di daerah
Sumber :
  • REUTERS/Beawiharta

VIVA.co.id – Mari kita melihat kemerdekaan ini. Apa yang dirasakan oleh rakyat kecil? Apa sudah merdeka secara hakiki, atau masih dalam jajahan kemiskinan dan kebodohan? Ekonomi yang makin lesu masih menjajah kehidupan mereka setiap hari

Saat ini kita merayakan Kemerdekan Indonesia yang ke-72 tahun. Jika dilihat dari usia kemerdekaan, rasanya kita telah lama merdeka. Dan bahkan, kalau disamakan dengan manusia, usia 72 tahun sudah masuk pada usia lansia. Kematangan pengalaman dan kehidupan pasti telah dirasakan bagi manusia yang sudah berusia 72 tahun.

Seharusnya, kematangan berbangsa dan bernegara telah tampak seiring usia yang makin bertambah. Secara negara, memang kita telah merdeka. Namun, apakah merdekanya telah bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat? Atau apa yang saya sebutkan di atas memang masih menjadi kenyataan pahit bagi bangsa ini?

Masyarakat masih mengalami penjajahan kemiskinan dan kebodohan setiap saat. Pertumbuhan dan  perkembangan pembangunan saat ini hanya masih dirasakan oleh segelintir orang saja. Terkesan segelintir orang yang menguasai aset bangsa ini menjadi penikmat dari kemerdekaan.

Perekonomian masih hanya menguntungkan pemilik modal. Orang kaya semakin kaya, dan masyarakat miskin cukup menjadi pekerja dan penikmat kemiskinan. Saat ini ketimpangan orang kaya dan miskin semakin terlihat.

Peran pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat belum terasa. Masih kelihatan masyarakat miskin yang semakin bertambah. Walaupun di sisi lain kita bisa melihat pertumbuhan ekonomi bergerak. Tapi, pergerakan ekonomi masih berada di kalangan menegah ke atas semata.

Bagaimana kemerdekaan yang hakiki ini bisa dirasa oleh semua lapisan? Pemerintah harus lebih sensitif dalam upaya memerangi kemiskinan ini. Pemerintah harus sadar bahwa bangsa ini memiliki anak bangsa yang banyak memerlukan penanganan intensif untuk sama-sama menghilangkan penjajahan kemiskinan. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah harus betul-betul memberikan angin segar untuk kebebasan mereka dari kungkungan kemiskinan.