Belajar Bersyukur dari Seorang Tunanetra

Jajang, seorang tunanetra yang selalu bersyukur.
Sumber :

Saat ini, dia masih bisa menghidupi keluarganya bahkan bisa menyekolahkan putra putrinya. Dalam keterbatasannya, dia tegas terhadap anak-anaknya termasuk mengenai jalan hidup yang mesti ditempuh anak-anaknya.

img_title Cinta dan Cemburu

“Anak-anak bapak jangan kaya bapak. Mereka harus lebih baik. Mereka tak boleh membantu bapak jualan. Paling, boleh antar jemput saja. Mereka harus sekolah setinggi mungkin untuk mengubah nasib keluarga. Karena sekarang, lulusan SD dan SMP itu sudah tidak ada artinya lagi,” tutur Jajang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jajang menjadi sumber inspirasi luar biasa. Nurul, salah satu karyawan Rumah Yatim yang juga anak asuh Rumah Yatim ini merasa termotivasi dengan kehidupan Jajang yang luar biasa. Sosoknya bersahaja, mengajarkan kita hakikat syukur dan perjuangan.

img_title Coastal Beach Clean Up di Hari Peduli Sampah Nasional

Karena itu, pada kesempatan tersebut, Nurul yang didampingi Firman, yang juga karyawan Rumah Yatim memberikan santunan sembako kepada Jajang. Dalam kesempatan itu pun, tak lupa Jajang bersyukur dan mengucapkan terima kasih. “Alhamdulillah, semoga Allah membalas 700 kali lipat,” tutupnya. (Tulisan ini dikirim oleh Sinta Guslia)

Viral Alquran Dilempar Petugas saat Eksekusi Rumah Yatim Piatu

Viral Alquran Dilempar Petugas saat Eksekusi Rumah Yatim Piatu

Video proses eksekusi rumah yatim piatu viral di media sosial. Pasalnya diduga terjadinya pelemparan Alquran oleh petugas eksekusi saat mengosongkan rumah tersebut.

img_title
VIVA.co.id
2 Desember 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut