Di Balik Sikap Partai SBY Dukung Perppu Ormas Jadi UU
- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Ada beberapa poin penting yang harus diingat dalam percaturan politik bangsa ini. Mulai dari Era Kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, dan sekarang ini Era Reformasi. Demokrasi menjadi jargon untuk negeri ini. Delapan belas tahun lebih sudah setelah reformasi, pemerintahan berjalan dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang dirasakan masyarakat. Bahkan sampai lima kali berganti presiden.
Sebagai seorang mantan presiden, SBY tentunya harus sudah beristirahat menikmati hari tuanya. Tapi, justru sebaliknya. Apa-apa yang terjadi setelah SBY tidak lagi memimpin negeri ini membuatnya harus turut andil dalam mengawasi pemerintahan, khususnya di era Presiden Jokowi sekarang ini. Dalam beberapa momen politik bangsa ini, nama SBY selalu muncul ke permukaan yang sering disebut sebagai sang maestro strategi.
Munculnya permasalahan kritikan kepada SBY karena partai yang dipimpinnya memilih untuk menyetujui Perppu Ormas disahkan menjadi Undang-undang membuat beliau dikatakan sebagai pengkhianat, terutama bagi umat islam. Berbeda pandangan, sosok SBY tidak seperti yang dipahami banyak orang. SBY bisa dikatakan sebagai seorang yang mempunyai alasan kenapa harus ikut dalam pengesahan Perppu tersebut.
Tentu masih ingat mengenai Pilkada Jakarta, di mana Agus Harimurti diusung menjadi kandidat calon gubernur. Hal itu juga menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Contohnya, karier anaknya, di militer yang harus dikorbankan padahal tidak akan menang di Pilkada Jakarta. Alhasil, apa yang kita lihat ternyata tidak seperti anggapan di awal.
Malah justru menjadi pujian banyak orang. "Kalau tidak SBY mengorbankan anaknya, mungkin Pilkada DKI Jakarta hanya satu putaran dan dimenangkan oleh pasangan nomor urut dua," masih tidak asing akan perkataan dari kalangan masyarakat terkait hal itu.
Nah, pada posisi ini, polemik yang terjadi di kalangan masyarakat khususnya umat Islam, menjadi sebuah agenda besar agar Perppu ini seolah tidak dijadikan kekuatan untuk membendung kritikan dari Ormas-ormas Islam. Peran SBY sebagai people and politics di posisi ini sangat diperlukan melalu partai yang dipimpinnya. Karena saya memandang tidak bisa seolah-oleh berada di luar pemerintahan. Jika ingin mengetahui kekuatan seseorang, maka kenalilah dia. Dan inilah yang dilakukan SBY, untuk mengetahui sampai di mana Perppu ini akan dipergunakan.