Soeharto di Antara Kontribusi dan Kontroversi

Ilustrasi foto Soeharto
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Gus Dur pernah berkata, “Soeharto jasanya besar, tetapi dosanya juga besar.” Artinya, Gus Dur sendiri mengakui bahwa Soeharto memiliki jasa besar, meski sebagai manusia biasa Soeharto pun punya dosa.

img_title Dilaporkan ke Polisi karena Ucapan 'Soeharto Bunuh Jutaan Rakyat', Ribka Tjiptaning Beri Respons Menohok

Meski Gus Dur mendirikan FORDEM (Forum Demokrasi) dan kritis terhadap berbagai kebijakan Soeharto, tetapi Gus Dur menerima ideologi Pancasila, UUD 45, NKRI, dan berbagai program yang dicanangkan Soeharto yang dianggapnya baik dan maslahat bagi rakyat seperti program KB dan yang lainnya. Gus Dur juga banyak bercerita kalau Gus Dur terkadang bertemu, ngopi dan makan bersama Soeharto. Sehingga pada saat itu, langkah-langkah Gus Dur disebut sebagai oposisi loyal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang dilakukan Gus Dur dalam menyikapi Soeharto itu mengingatkan pada satu kata bijak, “Cintailah kekasihmu dengan cinta biasa, karena bisa jadi satu saat kekasihmu itu menjadi musuhmu. Bencilah musuhmu dengan benci yang biasa, karena boleh jadi musuhmu itu akan menjadi kekasihmu”

img_title Singgung Ucapan Gus Dur, Gelar Pahlawan Soeharto Dinilai Sudah Lewati Banyak Pertimbangan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berziarah ke makam Presiden ke-2 RI Soeharto

Usai Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Lanjut Ziarah ke Makam Soeharto

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI terdahulu pada Sabtu, 20 Juni 2026. Ziarah dilakukan jelang Hari Bhayangkara ke-80.

img_title
VIVA.co.id
20 Juni 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut