Soeharto di Antara Kontribusi dan Kontroversi
- Dok. Istimewa
Gus Dur pernah berkata, “Soeharto jasanya besar, tetapi dosanya juga besar.” Artinya, Gus Dur sendiri mengakui bahwa Soeharto memiliki jasa besar, meski sebagai manusia biasa Soeharto pun punya dosa.
Meski Gus Dur mendirikan FORDEM (Forum Demokrasi) dan kritis terhadap berbagai kebijakan Soeharto, tetapi Gus Dur menerima ideologi Pancasila, UUD 45, NKRI, dan berbagai program yang dicanangkan Soeharto yang dianggapnya baik dan maslahat bagi rakyat seperti program KB dan yang lainnya. Gus Dur juga banyak bercerita kalau Gus Dur terkadang bertemu, ngopi dan makan bersama Soeharto. Sehingga pada saat itu, langkah-langkah Gus Dur disebut sebagai oposisi loyal.
Apa yang dilakukan Gus Dur dalam menyikapi Soeharto itu mengingatkan pada satu kata bijak, “Cintailah kekasihmu dengan cinta biasa, karena bisa jadi satu saat kekasihmu itu menjadi musuhmu. Bencilah musuhmu dengan benci yang biasa, karena boleh jadi musuhmu itu akan menjadi kekasihmu”