Menciptakan Smart City dengan Memanfaatkan Ilmu Dasar Matematika Diskret

Ilustrasi smart city (sumber: https://id.pinterest.com/pin/604608318738477539/)
Sumber :
  • vstory

VIVA – Di era yang serba digital ini, smart city merupakan kebutuhan yang mendesak bagi setiap negara. Untuk mewujudkan smart city, hal yang menjadi landasan utama yaitu terbentuknya smart people. Dengan majunya pilar smart people dalam pembangunan smart city, maka berkemungkinan besar akan membentuk kualitas dari pilar lainnya yaitu smart living, smart governance, smart society, smart living, smart economy, dan juga smart environment.

img_title Kaltim Masih Panas, BMKG Ingatkan El Nino Menguat dan Puncak Kekeringan September-Oktober

Terbentuknya smart people juga harus didukung teknologi informasi dan komunikasi yang memadai. Dengan teknologi informasi dan komunikasi yang memadai, masyarakat juga akan mudah untuk berbagi informasi ke publik, mudah dalam berinovasi, dan juga memudahkan untuk menyampaikan aspirasi rakyat ke pemerintahan. Kualitas layanan pemerintah dan kesejahteraan rakyat juga akan meningkat seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menciptakan smart city, terdapat konsep dari salah satu cabang ilmu yang dapat digunakan sebagai landasan dalam pembetukannya. Dalam pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, dibutuhkan landasan ilmu komputer dan teknologi informasi. Hal tersebut dapat diperoleh dengan mempelajari matematika diskret untuk merancang dan menganalisis data, algoritma, serta sistem yang kompleks dalam pembangunan smart city. Sebagai contoh, untuk optimasi jaringan transportasi dan komunikasi dibutuhkan teori graf untuk membantu mengoptimalisasi jaringan transportasi dan komunikasi. Dengan memodelkan persimpangan jalan dan jaringan listrik sebagai graf, kita dapat menerapkan algoritma untuk menemukan lintasan atau jalur terpendek, mengoptimalkan aliran lalu lintas agar terhindar dari masalah kemacetan, dan meningkatkan konektivitas antar masyarakat.

img_title Bukan Cuma Bunga Mahal, Ini yang Bikin Kredit Motor Listrik Masih Belum Gampang

Selain teori graf, terdapat teori kombinatorik yang digunakan untuk mengembangkan sistem keamanan dalam melindungi data dan privasi rakyat di dunia maya melalui kriptografi. Yang mana kriptografi ini merupakan ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berkaitan dengan aspek keamanan informasi. Sementara itu, guna untuk mengatur sistem manajemen smart city secara keseluruhan, diperlukan logika dan teori himpunan yang membantu dalam mengambil keputusan dan analisis data yang lebih efektif.

Dengan demikian, ilmu dasar seperti matematika diskret dapat diaplikasikan dalam pembangunan smart city. Melalui pendekatan ilmu ini yang bersifat sistematis dan analitis dapat membuka jalan bagi inovasi yang dapat meningkatkan kualitas hidup rakyat, sekaligus memastikan bahwa perkembangan teknologi berjalan beriringan dengan kebutuhan sosial dan lingkungan yang semakin meningkat.

img_title Menyaksikan Tradisi Salai Jin di Pulau Hiri, Ritual Adat yang Sarat Makna
Pemain Belanda U-19 keturunan Surabaya Julian Oerip

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia: Bintang Muda Belanda Mulai Kasih Sinyal Ingin Dinaturalisasi Emil Aman di Como,

Kabar terbaru dari pemain keturunan Timnas Indonesia datang dari dua negara berbeda. Emil Audero memastikan masa depannya bersama Como 1907, sementara talenta muda AZ Alk

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Disclaimer: Artikel ini adalah kiriman dari pengguna VIVA.co.id yang diposting di kanal VStory yang berbasis user generate content (UGC). Semua isi tulisan dan konten di dalamnya sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis atau pengguna.
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut