Gitaris Queen Brian May 'Hampir Meninggal' setelah Serangan Jantung

Sumber :

Gitaris Queen, Brian May, mengatakan dirinya bakal meninggal dunia bila tidak dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami serangan jantung.

Pengalaman di ambang kematian ini terjadi setelah ia merekam lagu You Are The Champions - versi baru We Are the Champions yang diciptakan untuk para tenaga medis yang berada di garis depan penangangan Covid-19.

Musisi berusia 72 tahun mengungkap dirinya "terkejut" saat mengetahui harus dioperasi akibat "serangan jantung ringan" pada bulan Mei ini.

Serangan jantung musisi ini terjadi beberapa hari setelah ia mengalami ototnya pecah saat ia berkebun.

Ia menjelaskan apa yang terjadi terkait serangan jantungnya dalam video yang ia unggah ia unggah di akun Instagramnya..

"Saya kira saya sangat sehat," katanya.

"Tapi ternyata ada tiga arteri yang tersumbat dan berbahaya memblok aliran darah ke jantung saya."

May menjalani operasi dan mengatakan ia sudah pulih kembali.

"Saya sudah bisa berjalan dengan kondisi jantung cukup kuat sekarang, jadi kesehatan saya cukup baik untuk beberapa

>

Musisi band Queen ini mengatakan mengalami "kesakitan luar biasa" saat ototnya pecah ketika berkebun dalam unggahannya di media sosial.

"Saya bilang bahwa otot (pantat) saya pecah," katanya dalam video tujuh menit yang ia beri judul "Sheer Heart Attack", acuan pada judul album ketiga Queen yang diluncurkan pada 1974.

"Apa yang saya alami adalah kecelakaan aneh saat berkebun...tapi kasus bukan yang utama. Satu minggu kemudian, saya benar-benar kesakitan. Benar-benar sakit. Bukan otot yang pecah, karena sangat sakit, jadi saya melakukan MRI," tambahnya.

"Rasanya seperti ada obeng yang digerakkan di punggung saya, Saya taruh es di tempat yang salah selama sektiar 10 hari."

Sakit di dada setelah peluncuran You Are The Champions

"Saya pikir saya sangat sehat. Hasil tes selalu menyebutkan tekanan darah bagus, detak jantung bagus, dan saya selalu berupaya sehat dengan naik sepeda, makanan sehat, tidak terlalu banyak lemak."

"Dan yang terjadi saya merasakan sakit punggung - dan saya mengalami serangan jantung ringan."

"Saya mengalami rasa sakit selama 40 menit di dada dan berkeringat."

Setelah menyadari ia mengalami serangan jantung, ia memanggil dokternya yang membawanya ke rumah sakit untuk tes," cerita May.

PA Media
Queen sedianya akan tampil dalam tur dengan Adam Lambert tahun ini namun rencana ditunda karena pandemi virus corona.

May mengatakan pilihannya adalah operasi terbuka dan dipasang pipa di arteri dan pilihan kedua yang dipilihnya.

Ia mengatakan pengalamannya ini perlu menjadi pelajaran bagi orang usia lanjut sepertinya.

"Apa yang kelihatan jantung yang sehat, mungkin tidak, dan perlu diperiksa," katanya.

"Saya sebenarnya hampir meninggal. Saya sudah sembuh. Saya sebenarnya sangat energetik dan hanya kaki saja yang masih jadi masalah (otot pecah)."

Pengalaman di ambang kematian ini terjadi setelah Queen meluncurkan versi baru We Are The Champions untuk menggalang dana Covid-19 bagi Organisasi Kesehatan Dunia, WHO.

Komposisi baru ini dinamakan You Are The Champions untuk penghargaan paramedis selama pandemi, dan lagu ini direkam pada saat karantina.