Mimpi idEA Bawa Indonesia Jadi Pusat Digital Asia

Musyawarah Nasional idEA
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

VIVA.co.id – Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) telah memiliki Ketua Umum yang baru, yakni Aulia Marinto yang didaulat menggantikan Daniel Tumiwa yang telah menjabat selama dua periode menduduki puncuk pimpinan di idEA. Dalam proses pemilihan tersebut, Aulia mengalahkan dua kandidat lainnya, Bima Laga dan Ferryandi. Sebagai nahkoda baru, Aulia mengemban misi membawa Indonesia menjadi pusat digital Asia.

Aulia merupakan Presiden Direktur PT Metraplasa, perusahaan hasil patungan antara Telkom dan eBay yang mengoperasikan situs e-commerce Blanja.com. Pria kelahiran Balimbingan 1968 ini akan mengemban tugas sebagai Ketua Umum idEA untuk masa jabatan 2016-2018.

Aulia mengatakan, kepemimpinan Daniel selama dua periode telah menjalankan tugas yang baik dalam menyiapkan landasan yang kuat, melalui sinergi dari berbagai elemen ekosistem, termasuk pemerintah.

"Selama beberapa tahun ini, industri e-commerce di Indonesia berkembang dengan sangat pesat. Namun demikian, masih banyak pekerjaan berat yang perlu dilakukan. Saya mengajak semua elemen ekosistem untuk bersama-sama mewujudkan mimpi menjadikan Indonesia sebagai The New Digital Energy of Asia," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin, 5 September 2016.

Pemilihan Ketua Umum idEA ini baru dilakukan sejak idEA berdiri lebih dari empat tahun lalu. Proses seleksi kandidat dilakukan sejak beberapa bulan lalu, setiap perwakilan anggota asosiasi berhak mengajukan nama bakal calon untuk mengikuti verifikasi dan verifikasi latar belakang.

Sebelumnya pada 9 Juni lalu telah diadakan Musyawarah Nasional anggota idEA. Dalam forum itu, para pengurus menyampaikan laporan kerja yang diterima oleh Dewan Pengawas Asosiasi. Sedianya, pada Munas itu dilakukan pemilihan Ketua Umum idEA terbaru, tetapi tertunda karena kehadiran anggota tidak mencapai kuorum. Maka itu, diadakan agenda pemilihan ulang pada 1 September 2016 dengan terpilihnya Aulia.

Di idEA, Aulia telah terkontribusi sebagai salah satu perintis pendirian, yang kemudian dilanjutkan sebagai anggota Dewan Pembina Asosiasi selama empat tahun. Mengenyam pendidikan di bidang teknik elektro, Aulia selalu tertarik dengan perkembangan teknologi terbaru.

Visi kepemimpinannya di idEA yaitu mewujudkan industri dan ekosistem e-commerce sebagai salah satu pilar utama ekonomi Indonesia pada 2045.

"Salah satu indikasi utama dari keberhasilan suatu organisasi adalah terjadinya estafet kepemimpinan melalui mekanisme yang transparan dan demokratis. Saya yakin kepengurusan yang baru akan membawa idEA menjadi organisasi yang lebih kokoh lagi, terus berkontribusi membangun perekonomian Indonesia," ujar Daniel.

(mus)