Brad Pitt Menangis Pilu karena Dipisahkan dari Anak

Pasangan Brad Pitt dan Angelina Jolie saat masih mesra.
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato/File Photo

VIVA.co.id – Keputusan mengejutkan Angelina Jolie yang mengajukan perceraian membuat Brad Pitt sangat marah. Perpisahan yang terjadi menyebabkan dirinya juga berpisah dengan enam anaknya, sehingga membuatnya menangis pilu selama beberapa hari.  

Dikutip dari Hollywood Life, seorang sumber anonim mengatakan bahwa aktor berusia 52 tahun tersebut lebih marah dari sebelumnya saat menjalani perceraian dengan lawan mainnya di Mr & Mrs Smith tersebut, lantaran Jolie membawa keenam anak mereka pergi bersamanya.

"Memikirkan bahwa dia akan kehilangan anak-anaknya telah menyakitinya. Pitt banyak menangis, mungkin lebih dari yang pernah dilakukannya," kata sumber tersebut.

Menurutnya, sangat menyedihkan mengetahui orang sebaik Pitt harus mengalami hal tersebut. Kendati demikian, sumber itu menambahkan bahwa Pitt tidak akan membiarkan dirinya hancur meski Jolie berusaha menyakitinya.

"Dia akan menanganinya dan menjadi kuat bukan karena dia ingin, tapi karena dia harus kuat demi anak-anaknya. Melindungi mereka semua dan dia peduli terhadap mereka," katanya.

Dia menuturkan bahwa Pitt selama ini telah mengasuh keenam anaknya dengan baik, seperti menemani mereka untuk pergi tidur, menggosok gigi dan memeluk mereka. Sementara itu, Jolie telah mengajak keenam anaknya bersembunyi di sebuah rumah sewaan yang sangat mewah di Malibu, California.

Hal itu dilakukan lantaran wanita berusia 41 tahun tersebut berpikir dia bisa melindungi anak-anaknya dari gejolak perceraian yang tengah dijalani bersama dengan mantan suami Jennifer Aniston tersebut.

Namun seorang sumber mengungkapkan bahwa persembunyian yang dilakukan Jolie sangat berlebihan. "Jolie menutupi jendela, sehingga tidak bisa melihat ke dalam atau ke luar rumah. Dia paranoid dan telah mengurung dirinya serta anak-anaknya di rumah itu," ujarnya.

Dari perceraian itu, Jolie meminta hak asuh penuh dari enam anaknya. Alasannya, dia ingin melindungi anaknya dari pengaruh buruk Pitt, yang pernah diduga minum alkohol dan narkoba. Namun, sumber yang dekat dengan Pitt mengatakan bahwa Pitt adalah ayah yang penuh kasih dan setia.