Master Tari Internasional Hadirkan Pesantri di Ramadan

Mugiyono Kasido, master tari internasional.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Segala sesuatu memerlukan proses. Demikian pula, sebuah penampilan yang bagus di panggung. Sebuah proses, apalagi dibantu oleh seorang master tari sangatlah penting, karena seorang master telah mengalami banyak hal.

Mugiyono Kasido, master tari internasional bakal membagi pengalamannya dalam sebuah kegiatan berlabel “Pesantri”--Pesantren Tari. Adalah kegiatan workshop tentang bagaimana seorang penampil entah itu penari, teater, pemusik, peragawan maupun penyair bisa memikat, ketika tampil di panggung.

Penari dan koreografer internasional yang telah mementaskan karyanya di lima benua itu menambahkan bahwa setiap orang memiliki karakter tubuh yang berbeda-beda. Dalam workshop ini para peserta bakal dibimbing untuk mengenali potensi dirinya, sehingga penampilannya akan memiliki karakater yang kuat.

Tentang kegiatan yang digelar di bulan puasa ini Mugi mengungkapkan, kegiatan akan berlangsung dalam dua tahap yaitu menjelang buka puasa dan setelah tarawih.

“Bagaimanapun di sini banyak yang menjalankan ibadah puasa dan tidak semuanya mampu untuk mengikuti workshop dalam keadaan puasa, jadi disesuaikan,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Senin 22 Mei 2017. 

Sebab, lanjut Mugi, workshop tari yang diadakannya selalu dalam format aktif, peserta tidak hanya melihat saja, namun juga langsung mempraktikkannya secara individu. Peserta juga diberi kesempatan berdialog dan bertanya secara aktif.

Kegiatan workshop akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu 3 dan 4 Juni 2017 di studio  Mugi Dance, Krapyak Rt 1 RW 7 Desa Pucangan, Kartasura, Sukoharjo dengan diajar langsung oleh Mugiyono Kasido.

Pendaftaran dilakukan via email maupun media social Mugi dance yaitu Facebook dan Instagram. Koreografer peraih rekor MURI untuk 36 jam menari nonstop ini juga telah sering memberikan workshop di berbagai tempat.

Februari lalu, Mugi memberi workshop di dua tempat di Fukuoka, Jepang. Tahun tahun sebelumnya pernah member worshop di Portugal, Hong Kong, Amerika Serikat maupun di Inggris.