Facebook Ungkap Gencarnya Aktivitas Agen Rusia di Pemilu AS

Presiden AS Donald Trump di pertemuan CEO World Economic Forum Davos
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria

VIVA – Aktivitas para agen maupun intelijen Rusia terungkap melalui pengakuan dan data yang dimiliki Facebook. Para agen Rusia disebutkan menggunakan Facebook untuk mengumumkan event atau menghimpun massa pada hajatan yang berkaitan dengan kampanye Pemilu Amerika Serikat pada 2016.

Dilansir Reuters, pihak Facebook menyerahkan data adanya 129 event yang dibuat oleh para agen tersebut melalui jejaring media sosial terbesar di dunia ini. Hal itu disampaikan sebagai jawaban atas permintaan data yang diminta Kongres AS yang sedang menyelidiki dugaan campur tangan Rusia di Pemilu AS yang memenangkan Donald Trump sebagai Presiden.

Facebook melalui jawaban tertulis kepada Parlemen AS itu yang dirilis pada Kamis, 25 Januari 2018 menyatakan bahwa ada 338.300 akun berbeda yang melihat event itu dan lebih dari 62.500 yang menandai akan hadir di berbagai event. Namun, tidak disebutkan lokasi persis berbagai event dilangsungkan.

Facebook juga menyatakan pada September tahun tersebut, Rusia diketahui paling banyak mengumumkan dan membuat adanya event. Ditemukan pula adanya indikasi tumpang tindih antara agen Rusia dan tim Donald Trump dalam kampanye yang mengarah pada pemenangan Trump.

Salinan jawaban Facebook itu juga sudah diserahkan kepada Komisi Intelijen Senat Amerika Serikat. Sebelumnya, Donald Trump sudah menyatakan bahwa dia tidak bersekutu dengan Rusia untuk pemenangannya di pemilu.

Sementara itu, Rusia juga membantah adanya intervensi di pemilu untuk menyingkirkan Hillary Clinton, rival Trump.

Namun, penyelidikan soal adanya dugaan skandal antara tim pemenangan Donald Trump dan Rusia masih terus berlanjut.