Polisi Masih Cari Pemilik Kapal Zahro Express yang Terbakar

Evakuasi korban terbakarnya kapal wisata Zahro Express pada 1 Januari 2017.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

VIVA.co.id – Polisi sampai kini masih menyelidiki kasus terbakarnya kapal wisata Zahro Express di perairan Kepulauan Seribu pada Minggu 1 Januari 2017. Setelah menetapkan tersangka kepada nakhoda kapal, M Nali (51), polisi juga mencari pemilik kapal yang terbakar itu, yang menewaskan 23 penumpang.

"Kami masih mencari pemilik kapal," kata Direktur Polair Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hero Hendrianto Bachtiar ketika dihubungi, Selasa 3 Januari 2017.

Menurutnya, dari kejadian terbakarnya kapal Zahro ini, pemilik belum diketahui keberadaannya. Bahkan, katanya, pemilik tidak pulang ke rumahnya. Namun, Hero enggan menyampaikan rumah dan identitas pemilik kapal nahas tersebut.

"Belum ada di tempat, sejak kejadian itu dia tidak pulang ke rumahnya. Masih di kawasan Jakarta Utara," katanya.

Ditambahkan Hero, pencarian pemilik kapal masih sebatas pemeriksaan saksi. Dari pemeriksaan tersebut, tetap akan mendalami penyebab terbakarnya kapal Zahro. Mengenai apakah pemilik kapal saat ini melarikan diri ke luar kota, ia enggan berspekulasi. Saat ini, pihaknya masih mencari keberadaannya. 

"Pemeriksaan pemilik kapal berkaitan dengan masalah kejadian kemarin. Soal kelayakan, semuanya termasuk punya berapa kapal dia. Statusnya masih saksi. Belum tahu, anggota kita masih mencari," ujarnya.

Sebelumnya, kapal wisata Zahro Express tujuan Pulau Tidung terbakar di perairan Kepulauan Seribu, tepatnya 1 mil arah barat dari Dermaga Muara Angke, pukul 09.24 WIB, Minggu 1 Januari 2016 pagi. Dari kejadian ini, 23 orang dinyatakan tewas dimana 20 orang terbakar dan 3 orang dinyatakan tewas karena tenggelam. Sementara korban selamat saat ini masih dalam perawatan di beberapa rumah sakit.

 

(ren)