Timnas Vietnam Kesulitan Bersaing di Level Tertinggi Asia

Pertandingan Timnas Vietnam melawan Arab Saudi
Sumber :
  • twitter.com/afcasiancup

VIVA – Timnas Vietnam kembali menelan kekalahan saat tampil di Grup B Kualifikasi Piala Asia 2022 Zona Eropa. Bermain di My Dinh National Stadium, Selasa 16 November 2021, mereka takluk dari Timnas Arab Saudi dengan skor 0-1.

Ini adalah kekalahan keenam Vietnam secara beruntun selama bertarung di Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022. Mereka betul-betul kesulitan untuk bersaing di level tertinggi sepakbola Asia.

Fase ini adalah penentuan mereka yang dapat tiket ke Piala Dunia 2022 Qatar. Dua peringkat teratas dari Grup A dan B akan langsung ke putaran final. Sedangkan penghuni akan menjalani babak play-off melawan tim dari konfederasi lain.

Striker Vietnam, Nguyen Cong Phuong tak memungkiri jika persaingan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia begitu berat. Meski mereka sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi lawannya amat tangguh.

Melawan Arab Saudi, dia dan rekan-rekannya sudah berusaha semaksimal mungkin. Beberapa peluang tercipta, tapi tak bisa dimaksimalkan menjadi gol.

"Hari ini kedua tim telah bermain maksimal, tapi nyatanya Arab Saudi bermain lebih baik. Vietnam punya beberapa peluang, tapi tidak bisa dijadikan keuntungan," kata Cong Phuong, dikutip dari Bongda.

Duel Vietnam vs Arab Saudi

Photo :
  • https://twitter.com/FIFAWorldCup

"Harus diakui, bahwa level sepakbola Vietnam dengan tim di kualifikasi ini sangat berbeda. Sangat sulit untuk menyamakannya," imbuh striker berusia 26 tahun tersebut.

Satu-satunya Wakil Asia Tenggara

Vietnam menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang berhasil menembus fase ini. Sisanya berasal dari Asia Timur dan Timur Tengah. Dari segi permainan, mereka sudah sangat solid.

Arab Saudi sebagai pemuncak klasemen Grup B masih belum pernah kalah. Mereka punya 16 poin hasil dari lima menang dan sekali imbang. Di urutan kedua ada Jepang yang menang empat kali, dan dua kalah.

Selanjutnya Australia yang menempati urutan ketiga. Mereka memiliki 11 poin dengan catatan tiga menang, dua imbang dan sekali kalah. Kontestan lainnya adalah Oman dengan tujuh poin, dan China yang mengantongi lima angka.