Startup Ini Ingin Populerkan Kuliner RI ke Asia Tenggara

Startup Kokiku TV
Sumber :
  • Kokiku TV

VIVA.co.id – Perusahaan rintisan bidang kuliner di Indonesia, yakni Kokiku TV berhasil menembus pasar Asia Tenggara. Diketahui, Kokiku TV merupakan perusahaan produksi konten dan Multi-Channel Network (MCN) di Indonesia. Kokiku TV memperoleh pendanaan dari Elixir Capital, sebuah perusahaan ekuitas privat asal Silicon Valley, Amerika Serikat.

"Industri media di Asia Tenggara sedang mengalami perubahan dari tradisional media ke digital," ujar Chief Executive Officer (CEO) Kokiku TV, Nadia Hudyana dalam siaran persnya, Kamis, 12 Mei 2016.

Sejak didirikan pada 2013, Kokiku TV dibangun oleh Nadia usai kepulangannya dari Australia. Nadia tinggal selama enam tahun di negeri Kangguru tersebut. Kokiku TV dirancang sebagai wadah konten video berkualitas tinggi dengan citarasa internasional.

Ia menjelaskan, mayoritas penonton milenial tidak lagi mengkonsumsi video di televisi, melainkan sudah beralih ke perangkat mobile. Sebagai perusahaan media, Kokiku TV berupaya menghadirkan penonton yang ingin konten kualitas tinggi dan distribusi yang mudah dikonsumsi melalui media sosial.

Disebutkan, dari 1,5 juta penonton bulanan Kokiku TV, 75 persennya merupakan kalangan berumur 18 sampai 34 tahun. "Kami menganalisa data analytics dengan seksama untuk memproduksi konten yang benar-benar dicari penonton," ucap Nadia.

Sebagai startup di bidang kuliner, kata Nadia, Kokiku TV berposisi sebagai brand food and lifestyle yang menonjol untuk bersaing di pasar Asia Tenggara. Mereka berupaya mempopulerkan kuliner di Indonesia untuk diperkenalkan di manca negara.

Mengenai dana yang disuntik oleh Elixir Capital kepada Kokiku TV, tak disebutkan berapa besarnya. Managing Director Elixir Capital dan penasihat Kokiku TV, Arshad Ahmed, berkeyakinan keunikan aset yang disuguhkan Kokiku TV dapat memperluas pasarnya di tingkat Asia Tenggara.

"Profitabilitas yang telah dicapai Kokiku membuat bisnis ini amat scalable dan dana investasi dari Elixir Capital, membuat Kokiku mengembangkan bisnisnya di luar Indonesia. Kami percaya, Kokiku jawaban tepat di industri digital media dalam vertikal kuliner." 

Saat ini, startup tersebut memiliki 60 anggota MCN. Hal ini membuat Kokiku TV menjadi saluran video kuliner online terbesar dan sekaligus MCN kuliner pertama di Indonesia. Dalam menyediakan konten, Kokiku TV berpartner dengan Youtube.

Kokiku TV memproduksi konten video masak versi panjang yang diunggah di Youtube, dan diedit ulang untuk distribusi media sosial seperti Facebook dan Instagram. Kokiku TV Channel memiliki 95 ribu pelanggan dengan hampir 14 juta penonton. Sedangkan Kokiku Network sebagai MCN memiliki total 150 ribu pelanggan dengan total 20 juta penonton, dan 1.5 juta penonton per bulan.

(mus)