Bahaya Pengentalan Darah, Serangan Jantung Mengintai

Ilustrasi penyakit jantung.
Sumber :
  • transindonesia.co

VIVA – Belakangan ini dunia kesehatan semakin populer dengan istilah pengentalan darah. Sejumlah penyakit degeneratif yang bergeser ke usia muda seperti stroke, salah satunya dipicu oleh pengentalan darah.

Darah kental secara umum disebabkan karena adanya kerusakan pada pembuluh darah. Selain itu, gumpalan kolesterol di pembuluh darah juga dapat menyebabkan darah menjadi kental. Ketika aliran darah tidak lancar, darah kental juga dapat terbentuk. Itu disebabkan karena trombosit mudah untuk menyatu satu sama lain.

Berikut mitos dan faktanya berdasarkan paparan spesialis jantung paru, dr Ade Imasanti Sapardan, SpJP FIHA dalam acara Ayo Hidup Sehat di tvOne, Senin 17 Desember 2018.

1. Tingkatkan risiko penyakit jantung

Faktanya, pengentalan darah bisa memicu penyakit jantung, yakni penyakit jantung koroner. Saat terjadi pengentalan darah akan terjadi penggumpalan darah akibat adanya plak atau lemak jahat di dinding pembuluh darah. Hal tersebut mempermudah risiko serangan jantung.

2. Nikotin memicu pengentalan darah?

Meski merokok dapat menyebabkan serangan jantung, namun penyebab kekentalan darah tersebut bukan dari nikotin. Zat nikotin dalam rokok bersifat merusak lapisan dalam dinding pembuluh darah, sehingga kolesterol darah mudah masuk ke dalam dan menumpuk, lalu berisiko terhadap serangan jantung.

3. Pengentalan darah dipicu penumpukkan lemak darah

Semakin banyak lemak jahat di dalam darah, semakin kental aliran darah. Semakin menggumpal lemak dan menempel di dinding pembuluh darah yang sudah rusak, maka berisiko besar terhadap serangan jantung.

4. Darah kental sebabkan hipertensi?

Hal ini tidak saling berkaitan secara langsung. Sebab hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner. Saat hipertensi maka aliran darah makin cepat, pembuluh darah menjadi kaku, sehingga merusak dinding pembuluh darah. Kerusakan ini membuat kolesterol dalam darah mudah masuk ke pembuluh darah dan menumpuk serta memicu serangan jantung.

5. Bahaya pengentalan darah pada ibu hamil

Normalnya, darah ibu hamil akan lebih encer dibandingkan mereka yang tidak hamil. Namun, wanita hamil yang sebelumnya alami pengentalan darah perlu mewaspadai kondisi ini.

Saat hamil, cenderung sulit bergerak aktif. Mereka yang hamil tersebut dan memiliki kondisi darah kental, berisiko mengalami pembekuan darah di seluruh tubuhnya, di mana paling sering di sekitar paha. (ldp)