Rasanya Lezat dan Gurih, Kerang Dara Rendah Kandungan Nutrisi?

Kerang.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Prostat adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang membungkus saluran kemih (uretra). Kelenjar prostat berfungsi mengeluarkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma.

Ukuran prostat normalnya sebesar biji kenari dan akan semakin besar seiring bertambahnya usia. Gangguan prostat merupakan satu di antara beberapa penyakit yang cukup umum dialami oleh pria. Biasanya, gangguan prostat menyerang pria yang berusia di atas 50 tahun.

Mengapa usia tersebut lebih rentan? Adakah cara preventif agar terhindar dari penyakit prostat? Hal ini akan dikupas tuntas oleh dr. Agus Rizal A.H. Hamid, SpU(K), PhD., dalam Ayo Hidup Sehat, Rabu, 18 Desember 2019 di tvOne, 13.00-14.00 WIB.

Adapula pembahasan mengenai kerang. Kerang dara, kerang darah atau anadara granosa adalah jenis kerang yang sangat populer di Indonesia. Hampir semua restoran seafood memiliki menu olahan makanan kerang bercangkang kecil ini.

Disebut sebagai kerang darah karena memiliki ciri khas mengeluarkan cairan merah bagaikan darah, yang memang ini adalah cairan hemoglobin. Meski daging kerang dara rasanya lezat dan gurih, namun tak semua orang menyukai makanan laut satu ini, lantaran kerang dara banyak mengandung merkuri, menimbulkan alergi hebat bagi sebagian orang yang mengonsumsinya dan tidak memiliki kandungan nutrisi yang padat seperti hewan laut lainnya.

Benarkah? Apa saja fakta dan mitosnya? Hal ini akan diungkap oleh Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK, dalam acara yang sama.