Lestari Jalan Daendels

Foto udara jalur Simpang Exit Tol Brebes Timur di Brebes, Jawa Tengah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

"Pergerakan logistik kita 94 persen masih menggunakan angkutan darat dan 90 persen penumpang lalui darat. Ini buat overload dan akhirnya jalan menjadi cepat rusak, sehingga perlu dukungan Kementerian Perhubungan disiplinkan jembatan timbang," tegasnya.

Senada dengan Dirjen Bina Marga, Kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry Trisaputra Zuna mengatakan dibangunnya sejumlah jalan tol di sisi jalan nasional adalah sebagai backbone (tulang punggung) jika jalan seperti Pantura kelebihan beban.

Sejumlah mobil melintasi ruas Bawen-Salatiga jalan tol Semarang-Solo di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Menurut dia, saat ini backbone untuk jalan Pantura ini tinggal tiga ruas saja yang belum tersambung yaitu sedikit di Semarang-Solo dan ruas Solo-Ngawi-Kertosono. Semua ruas tersebut akan selesai pada 2018 nanti.

Selain jalur Pantura, guna mengatasi beban yang berlebih di jalur nasional, Jalan tol di sisi jalur pantai selatan juga akan dibangun. Ruas itu akan tersambung dari Bandung arah Yogyakarta hingga Solo.

"Jadi nanti masyarakat bisa memilih, karena backbonenya akan ada dua di Utara dan Selatan. Selain itu jalan penghubungnya juga akan dibangun. Untuk Jalon tol yang selatan kajian sudah disiapkan dan Jasa Marga mungkin akan masuk ke sana," ujar Herry kepada VIVA.co.id.

Sementara, berdasarkan pantauan VIVA.co.id sepanjang jalur Pantura dari Cikampek hingga Palimanan, kondisi permukaan jalan bisa dikatakan cukup mulus untuk dilalui. Dan hanya beberapa titik bergelombang akibat tambalan-tambalan lubang.

Jalan Pantura yang memiliki dua lajur tersebut bahkan dapat ditempuh kendaraan roda empat dengan kecepatan cukup tinggi. Dan hanya dibeberapa titik pula mengalami hambatan lalu lintas akibat adanya aktivitas pasar tumpah.

Sedangkan jalan Pantura lainnya seperti jalan Raya Porong, Sidoarjo saat ini mulai sedikit rata karena baru dilakukan pengaspalan. Kondisi tersebut bisa dirasakan pengguna jalan hingga pertigaan Porong-Pasuruan dan Porong-Malang.

Kemudian, untuk jalan lintas selatan yang juga bagian dari peninggalan Daendels yaitu Probolinggo-Lumajang-Jember-Banyuwangi kondisi jalan akan sedikit menyempit ketika melintas Gunung Gumitir, terlebih jalan berkelok dengan tanjakan ekstrem.