Tips Menjadikan Mobil Tua Sebagai Investasi

Koleksi mobil tua.
Sumber :
  • Yasin Fadilah/VIVA.co.id

VIVA – Banyak orang senang melihat mobil tua yang kondisinya masih apik dan sehat. Mereka bahkan tidak segan melontarkan pujian pada sang pemilik, yang telaten melakukan perawatan.

Namun, tidak semua orang berani memelihara kendaraan yang usianya lebih dari 10 tahun. Mereka rata-rata menganggap, mobil tua hanya sumber dari masalah.

Hal itu tidak sepenuhnya salah, karena salah satu alasan orang menjual kembali kendaraan yang mereka gunakan yakni akibat sering mogok atau menghabiskan biaya besar untuk perawatan.

Ilustrasi mesin mobil overheat.

Photo :
  • Autogook

Namun, mobil tua juga bisa dijadikan sebagai investasi. Sama seperti emas atau Bitcoin, beberapa kendaraan lama harganya bisa mendadak naik di atas rata-rata.

Hal itu disebabkan oleh tingginya minat untuk menggunakan mobil klasik, dan banyak yang rela mengeluarkan uang banyak tanpa mau repot melakukan restorasi serta perawatan.

Tips Berinvestasi Mobil Tua

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Seva.id, Sabtu 6 November 2021, ada berbagai faktor yang mempengaruhi harga jual mobil tua, seperti usia, jumlah produksi, nilai estetika atau tampilan, hingga kondisi mesin.

Jika hendak memulai investasi di bidang mobil klasik, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Pertama, lakukan riset mengenai kendaraan yang bakal dijadikan sebagai aset.

Jangan terlalu fokus pada model yang jarang ada, karena harga yang ditawarkan biasanya juga cukup tinggi. Terkadang, mobil biasa bisa laku tinggi apabila penampilannya menarik serta mesin sehat.

Perawatan berkala wajib hukumnya untuk mobil tua, jika memang ada dana pastikan komponen yang sudah termakan usia diganti baru. Penampilan luar sering dijadikan sebagai ukuran harga, oleh sebab itu selalu poles cat secara berkala dan periksa lampu tetap bersih.

Terakhir, selalu pantau harga mobil bekas. Saat banderol mobil yang sedang dimiliki naik dan ada keuntungan setelah proses restorasi, jangan ragu untuk menjualnya.