Matikan AC Mobil Saat Terjang Banjir, Ini Alasannya

AC mobil (Ilustrasi).
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Macet dan banjir adalah dua hal yang kerap muncul saat hujan mengguyur deras. Namun bagi pengguna mobil, hal itu bukan jadi alasan untuk menepikan kendaraan.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu, bahwa menerjang banjir bisa membahayakan salah satu komponen di mesin mobil.

Komponen yang dimaksud adalah air conditioner (AC), yakni perangkat yang digunakan untuk menghasilkan hawa sejuk di dalam kabin mobil.

Umumnya, pengemudi membiarkan AC menyala saat mereka menerobos genangan air. Hal itu tidak disarankan, karena bisa mengganggu kinerja AC.

Menurut Kepala Bengkel Daihatsu di kawasan Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur, Subur Triyanto, menyalakan AC ketika menerjang banjir berisiko membuat komponen AC rusak.

"Bahayanya bukan pada keamanan pengemudi, melainkan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC itu sendiri," kata Subur saat berbincang dengan VIVA.co.id, Jumat 14 Oktober 2016.

Efek bahayanya, menurut Subur, yaitu akan merusak kompresor AC dan magnetic clutch yang berfungsi mengaktifkan kompresor. Bila ini terjadi, maka hawa sejuk dari saluran AC menjadi tidak maksimal.

"Cepat atau lambat, dampaknya akan terasa di kemudian hari. Udara dingin dari kompresor kurang maksimal. Selain itu, magnetic clutch macet atau gagal fungsi," ujar dia.

Untuk itu, Subur menyarankan agar pengemudi selalu membersihkan dan mengeringkan kompresor AC, usai melintas di kawasan yang banjir.

"Tapi, biasanya konsumen melakukan hal ini justru saat kerusakan sudah terjadi. Itu sudah terlambat,” ungkapnya.