Sutradara Ini Sebut Jerinx Tak Seharusnya Dijerat Hukum Karet

Jerinx.
Sumber :
  • Instagram/jrxsid

VIVA – Produser sekaligus sutradara Angga Dwimas Sasongko ikut berkomentar mengenai kasus yang sedang dihadapi I Gede Ari Astina atau Jerinx. Drummer SID itu telah ditetapkan sebagai tersangka terkait postingan “IDI kacung WHO” di akun media sosial miliknya. Dia juga telah ditahan di Polda Bali sejak Rabu, 12 Agustus 2020.

Angga menyampaikan jika ia memiliki satu grup whatsapp yang sama dengan Jerinx. Dalam grup itu sering terjadi berdebatan akibat adanya ketidaksepakatan yang diutarakan oleh masing-masing pihak.

Baca juga: Heboh! Beredar Foto Jerinx Saat Berada di Kantor Polisi, Tangan Diikat

Sutradara film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini itu menganggap, pemikiran seseorang tidak bisa disamakan karena adanya kebebasan berpendapat dan demokrasi. 

"Ada banyak kesempatan saya ga sepakat sama Jrx. Kami punya WAG dengan beberapa teman. Sering ketidaksepakatan kami utarakan sambil ketawa - ketawa. Ya karena gagasan, pikiran dan cara pandang ga bisa dipaksa sama. Kebebasan dan demokrasi harganya mahal. Maka dari itu perlu dirawat dan dijagain," tulis Angga dalam postingan Instagramnya, dikutip Jumat, 14 Agustus 2020.

Angga menganggap Jerinx memang gila tetapi tidak seharusnya dijerat oleh hukum. Sebab, jika Jerinx bisa ditangkap, bukan tidak mungkin orang lain juga akan terkena kasus yang sama dengan Jerinx. 

"Jrx emang gila. Tapi menjerat pendapatnya dengan hukum karet, adalah pemberangusan kebebasan berpendapat. Kalau ini bisa terjadi di Jrx, maka situasi yang sama bisa terjadi di saya, kamu dan orang - orang terdekatmu," tulisnya. 

Di akhir unggahannya, Angga menganggap seharusnya opini bisa dibalas dengan opini bukan justru menjerat dengan hukum.

Baca juga: Dr. Tirta: Kasus Jerinx Gak Ada Urusan sama Konspirasi

"Opini ya dibalas dengan opini. Bukan malah memanfaatkan pasal karet dan merayakan ketidakadilan secara bersamaan!" lanjutnya. 

Postingan Angga pun mendapatkan banyak dukungan dari warganet. Tidak sedikit yang juga mengungkapkan pandangan-pandangannya soal kasus yang menjerat Jerinx. 

"Jrx emang gila, walaupun gila namun harus tetap mendapat hak untuk beropini di negeri ini," tulis Warganet. 

"Orang yg brani speak up d jaman orba hilang malam dan pada jaman skarang siapa yg berani speak up akan d polisikan. Beda cara sama tujuan," tulis pengguna Instagram. 

"Ibarat cara berpendapatnya anak punk sama anak sekolahan ya beda bahasanya, jrx mgkin mewakili bahasa anak punk dalam berpendapat, klo kritik hanya boleh disampaikan dg bahasa anak sekolahan sama saja anak punk dilarang berpendapat," tulis lainnya.