Terlalu Vulgar, 6 Film Korea Dilarang Tayang di Bioskop Indonesia

Moebius
Sumber :
  • Tangkapan Layar

VIVA Showbiz – Ada enam film Korea yang dilarang tayang di Indonesia karena di dalamnya berisi konten dewasa yang vulgar dan cukup mengerikan. Industri film Korea ini memang cukup berani untuk menampilkan berbagai adegan erotis. Bahkan beberapa disertai dengan aksi yang cukup sadis. Adegan intim, dengan aktor dan aktrisnya telanjang tanpa sehelai benang pun sering hadir dalam beberapa film dari Negeri Ginseng tersebut. 

Popularitas film Korea di Indonesia tentunya sudah tak diragukan lagi. Selain mempunyai alur cerita yang menarik, para pemain yang hadir pun kerap diisi oleh artis atau aktor terkenal. Meski begitu, tak semua film Korea bisa ditayangkan di Indonesia. Alasannya karena tidak semua film bercerita tentang drama romantis saja. Tapi, beberapa di antaranya memperlihatkan adegan vulgar dan sadis yang merujuk pada adegan berdarah. 

Nah, dihimpun dari berbagai sumber, berikut ulasan tentang film Korea yang dilarang tayang di Indonesia. 

1. Scarlet Innocence

Scarlet Innocence.

Photo :
  • IMDb

Film Korea yang dilarang tayang di Indonesia pertama berjudul Scarlet Innocence. Film ini bukan hanya menampilkan adegan dewasa, tapi juga adegan berdarah. Scarlet Innocence dirilis pada tahun 2014 yang dimainkan oleh Esom dan Jung Woo-sung. Cerita film ini berawal dari seorang Profesor Shim Hak-kyu terkena skandal seks. 

Hal ini membuatnya harus meninggalkan Seoul dan beralih ke desa pinggiran. Ia meninggalkan istri dan anak yang yang mengalami depresi, Hak-kyu malah kembali membuat ulah. Dia terlibat dalam hubungan terlarang dengan seorang penjual tiket taman hiburan bernama Deok-ee. Perempuan itu hamil, tapi Hak-kyu enggan bertanggung jawab. 

Setelah beberapa tahun berlalu, Deok-ee datang kembali dan berusaha untuk membalaskan dendamnya kepada Hak-kyu dan juga keluarganya. Karena banyak adegan vulgar dan adegan berdarah, film ini tidak lolos sensor untuk tayang di Indonesia. 

2. The Concubine

The Concubine

Photo :
  • Tangkapan Layar

Kembali dalam lingkup cinta segitiga, The Concubine mengusung latar pada zaman kerajaan tempo dulu. Singkatnya, film ini menceritakan kisah hubungan cinta segitiga antara penghuni kerajaan. Seorang selir yang bernama Hwa-yeon, pangeran bernama Sung-won, serta laki-laki bernama Kwon-yoo, mereka terjebak dalam jalinan cinta terlarang. 

Film Korea yang dibintangi oleh aktor ternama Kim Min-joon dan Jo Yeo-young ini mempunyai berbagai adegan dewasa yang bisa dikatakan cukup berani. Hal ini yang menjadikan salah satu alasan The Concubine tidak lolos sensor tayang di Indonesia. 

3. Moebius

Moebius

Photo :
  • Tangkapan Layar

Moebius sudah jelas menjadi salah satu film Korea yang dilarang tayang di Indonesia. Alasannya karena ada banyak adegan dewasa dan perbuatan sadis serta brutal yang dilakukan para tokoh. Film yang digarap oleh Kim Ki-Duk ini bahkan pernah dicekal di negaranya sendiri. Sebab, ada beberapa syarat tayang yang tak dapat dipenuhi oleh film tersebut. 

Moebies ini menceritakan kisah sebuah keluarga yang disfungsional. Kehidupan keluarga ini dipenuhi dengan hal-hal buruk yang sangat mengerikan. Bahkan, ada beberapa adegan yang mungkin akan membuat para penonton merasa jijik sampai mual. 

4. Green Chair

Green Chair

Photo :
  • Tangkapan Layar

Film Korea yang dilarag tayang di Indonesia berikutnya adalah Green Chair. Alasanya tentu saja hampir mirip dengan film sebelumnya, karena isi cerita yang dibawakan terlalu vulgar. Film hasil garapan Park Chul-soo ini menceritakan kisah hubungan terlarang antar usia. Green Chair berfokus pada Kim Mun-hee, seorang wanita berusia sekitar 32 tahun yang telah cerai. 

Singkat cerita, dia terlibat perselingkuhan dengan Seo-hyun yang baru berusia 19 tahun. Hubungan ini disebut terlarang lantaran hukum Korea menyatakan batas minimal untuk melakukan hubungan seksual adalah 20 tahun. Pada akhirnya, Kim ditangkap lantaran dianggap merayu anak di bawah umur. Dia bahkan sempat mendekam di penjara selama beberapa hari. 

5. The Handmaiden

The Handmaiden.

Photo :
  • The Handmaiden

Film Korea yang dilarang tayang di Indonesia ini mengambil latar ketika Korea Selatan tengah dalam pendudukan Jepang dan diperankan oleh aktor terkenal Kim Taeri. Fokus cerita film ini ada pada tokoh Fujiwara dan Sook-hee. Mereka berencana untuk merampok sebuah rumah milik orang kaya yang bernama Hideko. Tapi sayang, ia justru terlanjur jatuh cinta pada Hideko.

Film Korea yang satu ini sebetulnya mempunyai jalan cerita yang menarik dengan kehadiran beberapa plot twist. Namun, banyak sekali adegan vulgar dalam film ini yang tentu saja menjadikan The Handmaiden tidak lulus sensor di Indonesia. 

6. Lies

Ilustrasi bioskop/film/menonton film.

Photo :
  • Freepik/freepik

Film Korea yang satu ini merupakan adaptasi dari novel yang berjudul Tell Me a Lie karya Jang Jung Il. Dalam ceritanya, Lies cukup banyak memperlihatkan adegan dewasa yang cukup berani. Sehingga akan sulit rasanya untuk bisa ditayangkan di bioskop Indonesia. 

Berbeda dengan film lainnya, film Korea yang dilarang tayang di Indonesia ini lebih mirip bila disandingkan dengan Fifty Shades of Grey. Sebab memperlihatkan karakter yang melakukan sadomasokis. Sebuah aktivitas seksual dengan cara menyiksa pasangannya.