Finis di Posisi 4 Sudah Cukup Puaskan Lorenzo

Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo.
Sumber :
  • motogp.com

VIVA.co.id – Pembalap Ducati, Jorge Lorenzo, mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih di MotoGP Catalunya, Minggu malam. Dia finis di posisi 4 di belakang Andrea Dovizioso, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Lorenzo sempat memimpin balapan di lap awal. Akhirnya, Pedrosa mengambil alih pimpinan lomba ketika balapan memasuki putaran ke 12 dan Dovizioso melesat ke posisi 2.

Akan tetapi, posisi tersebut direbut oleh Dovizioso pada putaran ke-16. Saat menggeber motor di trek lurus, kecepatan Ducati tidak bisa dilawan oleh Honda.

Satu putaran berikutnya, Pedrosa kembali kehilangan tempat, setelah Marquez memaksanya berada di belakang. Dan situasi balapan pun semakin memanas karena pembalap asal Spanyol itu menempel ketat Dovizioso di depan.

Hingga 25 putaran Sirkuit Catalunya selesai dilahap, posisi terdepan masih jadi milik Dovizioso. Motor Ducati Desmosedici yang ditungganginya melesat mulus tanpa gangguan.

Memulai perlombaan dari tempat kedua dan finis keempat, tetap disyukuri Lorenzo. Meski pun selisih waktunya dengan sang juara cukup jauh, yakni sekitar 10 detik.

"Saya menjalani lomba dengan baik. Pertama, saya senang atas nama tim karena Dovizioso menjadi juara di dua seri beruntun. Sesuatu yang di luar dugaan kami beberapa bulan lalu," kata Lorenzo, dilansir Motorsport.

"Saya puas dengan hasil akhir. 9-10 detik dari pimpinan lomba. Itu tetap hasil yang bagus meski pun sebenarnya jelas saya ingin menang dan posisi 4 bukan lah tempat yang saya inginkan. Tapi, jarak antarpembalap relatif tipis. Saya hanya perlu meningkatkan potensi," ujarnya.

Dovizioso kini hanya memiliki selisih 7 poin dari Maverick Vinales sebagai pimpinan klasemen, dan Lorenzo berada di peringkat 7 dengan selisih 52 poin.  Saat ditanya soal peta persiangan antarpembalap di MotoGP 2017, pembalap berjuluk X-Fuera ini menyebutnya "gila".

"MotoGP tahun ini sangat 'gila' dan segala kemungkinan bisa terjadi. Banyak kesalahan, banyak kecelakaan dan Dovi sangat baik dengan motornya. Sangat mungkin dia menjadi juara dunia tahun ini, dia bisa menjinakkan motornya dengan baik," kata Jorge. (one)