Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi

Presiden PKS Sohibul Iman
Sumber :
  • VIVA/Ikhwan Yanuar

VIVA – Rangkaian Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 tinggal empat bulan lagi. Pendaftaran pasangan calon RI-1 serta calon wakilnya akan dilakukan pada Agustus 2018.

img_title Tunjukkan Hasil Tes Narkoba, Sikap Bintang Emon Tuai Pujian

Sejauh ini, baru presiden petahana Joko Widodo yang sudah 'aman' untuk kembali maju. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu, saat ini sudah didukung lima partai politik yang melebih syarat presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lawan Jokowi yang digadang-gadang adalah Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto. Berbeda dengan Jokowi, Prabowo belum aman dapat tiket maju nyapres. Gerindra butuh koalisi dengan parpol lain untuk mengusung Prabowo. Namun, koalisi Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru sebatas sinyal kuat yang belum juga dideklarasikan.

img_title Presiden PKS Temui Prabowo Malam Ini

Syarat koalisi dari PKS bila Prabowo mau diusung hanya satu yaitu wajib kadernya mendapat posisi pendamping Prabowo sebagai calon wakil presiden. Sembilan kader PKS sudah direkomendasikan majelis syuro untuk maju sebagai bakal cawapres.

"Kami memberikan kesempatan kepada Gerindra untuk melakukan kajian dari sembilan calon ini. Mana yang paling memungkinkan untuk mendampingi Prabowo dan menaikkan elektabilitas," kata Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam wawancara dengan VIVA, Kamis, 3 Mei 2018.

img_title Rektor Pakuan: Klaim Menang Pilpres 2019 Agar Disikapi Hati-hati

Sohibul menekankan syarat posisi cawapres bagi kader PKS seperti sudah menjadi harga mati yang tak bisa ditawar. Ia pun optimistis terhadap elektabilitas Prabowo yang dinilainya bisa mengalahkan Jokowi.

Presiden PKS Sohibul Iman

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. Ikhwan Yanuar/VIVA.co.id

Selain itu, Sohibul juga bicara perkembangan dinamika penjajakan koalisi antara PKS dengan Gerindra. Mantan rektor Universitas Paramadina itu juga mengungkit utusan pihak Istana yang menawarkan PKS bergabung dukung Jokowi. Berikut petikan wawancara dengan Sohibul Iman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skenario PKS dalam hadapi Pilpres 2019?

Ya terkait pilpres ini, saya kira saya ambil ujungnya saja, PKS tentu terus melanjutkan apa yang menjadi keputusan dasar PKS yaitu kita ingin agar Jokowi tidak melawan kotak kosong. Hal yang paling rasional untuk PKS adalah membuat poros dengan Gerindra. Dan, sekarang kami terus berkomunikasi dengan Gerindra untuk mematangkan hal yang sudah jelas yaitu Pak Prabowo maju sebagai capres. Kemarin setelah acara gowes bersama dalam rangka ulang tahun PKS, Pak Prabowo menyampaikan pada kami bahwa beliau firm maju dan tidak ada capres lain di Gerindra, kecuali Prabowo. Oleh karena itu hal yang paling rasional kami lakukan adalah ini. Walaupun di sisi lain ada ajakan dari Demokrat. Tapi, semua kita jajaki kemungkinan sebelum janur melengkunglah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut