- VIVA/Ikhwan Yanuar
Tiga partai belum jelas arahnya seperti Demokrat, PKB, dan PAN?
Ya, kami juga berkomunikasi. Dengan PAN, kami jelas. Dengan Gerindra sering. Dari PKB pun saya tegaskan di sini, yang diutus Cak Imin untuk berkomunikasi dengan saya itu Marwan Jafar ya.Dari Demokrat juga Pak SBY ingin bertemu dengan saya. Tapi, kemarin dulu mengirim Pak Syarif Hasan. Kami berkomunikasi, intinya partai-partai ini punya semangat yang sama, bagaimana kita menyediakan lawan tanding buat Istana. Kalau memungkinkan kita bisa buat poros ketiga.
Dari hitung-hitungan kami, lima partai ini masih bisa membuat dua poros. Gerindra dan PKS bisa satu poros. Lalu, PAN, PKB dan Demokrat juga bisa satu poros. Nah, kami bisa bersepakat, siapa yang masuk putaran dua, yang tidak masuk, dukung masuk putaran dua. Saya kira itu memungkinkan. Cuma memang untuk bikin poros ketiga ini, memang ada kendala. Kalau tiga partai, satu dapat capres, satu cawapres, satu dapat apa? Kecuali kalau dari awal sudah dibicarakan. Misalnya posisi menko lah. Kalau itu saya kira menarik.
![]()
Peluang nama capres alternatif gantikan Prabowo seperti Gatot, Tuan Guru Bajang?
Ya, saya kira kami tidak terlalu mempersoalkan ya, mau Gerindra ingin memberi perahunya untuk siapa, ke Prabowo, Gatot, atau TGB, ya itu silakan, itu hak Gerindra karena beliau memiliki 13 persen. Nah, kami yang hanya memilki tujuh persen, kami hanya ngin cawapresnya kami. Tapi, Pak Prabowo sudah mengatakan bahwa capresnya adalah hanya beliau. Tak ada capres lain kecuali Pak Prabowo.
Ada komunikasi antara PKS dengan Gatot?
Komunikasi langsung saya dengan Gatot itu belum. Beliau minta waktu, tapi menjelang hari H dibatalkan, karena beliau ada acara lain. Nah, setelah itu, tim suksesnya tim Selendang Putih, karena tak ada Pak Gatotnya, ya saya kirim tim saya. Pak Rizal Ramli sudah. Walaupun bukan ketemu saya, tapi dia ketemu ketemu dengan ketua majelis syuro. Saya kira ini semua kita jajaki saja. Buat PKS sih, bahasanya sama. Silakan kalau Anda mau berkoalisi dengan PKS, tapi PKS sebagai cawapres. Tapi, Anda bawa sebagai 13 persen. Kalau bawanya 0 persen dan 7 persen kan tidak capai 20 persen. Kalau bawa 13 persen, Insya Allah, kami bisa berkoalisi.