Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

Prabowo Bisa Kalahkan Jokowi

Presiden PKS Sohibul Iman
Sumber :
  • VIVA/Ikhwan Yanuar

Komunikasi PAN dan PKB sejauh mana?

img_title Tunjukkan Hasil Tes Narkoba, Sikap Bintang Emon Tuai Pujian

Belum ada yang terlalu dalam. Bahkan sekarang PAN ingin menjadi cawapres. Tapi, saya kira itu sah-sah saja semua partai mengajukan. Tinggal tentu nanti mengkomunikasikan dengan pemilik suara terbesar dalam hal ini itu Gerindra seperti apa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PKS cawapres harga mati?

img_title Presiden PKS Temui Prabowo Malam Ini

Insya Allah.

Isu Jokowi goda PKS?

img_title Rektor Pakuan: Klaim Menang Pilpres 2019 Agar Disikapi Hati-hati

Sebagai komunikasi diterima, cuma konsekuensinya kami ini kalau bergabung dengan Jokowi dikhawatirkan nanti tidak ada lawan tanding.

Kan ada Prabowo dan Gerindra?

Siapa tahu Prabowo ikut kami. Karena Prabowo sering juga ikut PKS. Kalau PKS ke Istana dan terus Prabowo ke Istana tidak ada lawan tandingnya, karena itu tidak asyik. Itu posibilitynya kecil untuk PKS, lebih baik ya kita bertanding saja.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman saat mengunjungi kantor VIVA.co.id

Artinya pertemuan Jokowi dengan PKS baru penjajakan?

Ya sepertinya itu. Pak Jokowi mesti tidak secara langsung, tapi ingin tahu arah PKS ke mana? PKS sudah sampaikan, kami ingin Jokowi memiliki lawan tanding, karena itu kami berkomunikasi dengan partai sesama di luar pemerintahan lebih intensif. Siapa itu ya Gerindra.

Ada utusan Istana tawarkan PKS gabung dukung Jokowi?

Memang komunikasi resmi ada. Antara Pak Jokowi mengundang ketua majelis syuro itu sampai dua kali. Itu memang tidak eksplisit ya. Implisit Pak Jokowi ingin mengajak kami. Tapi, yang eksplisitnya ketika utusan Istana yang saya katakan, dia seorang menteri. Datang kepada kami, mengajak PKS untuk bergabung. Nah, kita kan sudah punya sikap, kami khawatir tak ada yang berikhtiar mencari lawan tanding sehingga Jokowi akan melawan kotak kosong. Sehingga kami sampaikan, kami belum bisa bergabung. Karena kami ingin mencari lawan tanding tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komunikasi dengan Gerindra bagaimana, karena sama-sama dirayu Istana?

Ya, kita sering suka buka-bukaan kok. Setiap kami ketemu dengan Pak Jokowi atau utusannya, kami sampaikan. Dan, Pak Prabowo juga sama sampaikan kepada kami. Sehingga kami tahu siapa yang melobi Pak Prabowo. Dan, ternyata ada titik tertentu ada kesamaan utusan. Dan, ini kami makin yakin bahwa Istana membutuhkan keinginan kotak kosong, semua ingin dibawa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut