Partai Kami Lebih Advance dari Cambridge Analytica
- VIVA/Dhana Kencana
Menurut saya, kalau memang benar katakanlah Jokowi Effect itu ada dan besar, saya kira orang akan lebih memilih suara partai yang benar-benar mengusung Jokowi, bukan partai pendukung Jokowi. Partai pendukung apalagi, bukan pengusung lho, yang paling enak itu partai yang benar punya Jokowi.
Justru dengan pertimbangan pragmatis, siapa tahu dengan mendukung salah satu kandidat berpotensi mendapat jatah kursi di pemerintahan. Kenapa Anda tidak memilih mendukung salah satu kandidat yang kuat, Jokowi misalnya?
Tidak, kami pragmatis, tapi tidak sampai sejauh itu. Pragmatis kami saat ini sampai di kursi DPR RI. Kami punya strategi untuk jangka panjang kok, bukan jangka pendek. Partai politik ini dibangun bukan hanya untuk mengikuti pesta demokrasi satu kali ini saja, kita harus terus menerus, jadi harus siap dalam jangka panjang.
Anda tidak mengejar target untuk eksekutif?
Tidak, untuk saat ini saya belum memikirkan ke arah situ.
Sudah ada partai politik yang membangun komunikasi ke Partai Garuda dengan mengajak bergabung dengan arus koalisi besar saat ini?
Sebagai partai politik sudah sewajarnya ada yang namanya komunikasi. Sejauh ini, kita komunikasi itu sebatas komunikasi sewajarnya saja, jadi saya pikir ini masih sangat cair sekali. Dan, saya tidak pernah juga membatasi komunikasi dengan siapa saja, yang penting kita tidak membangun komitmen yang tidak penting.
Tadi anda juga menyampaikan bahwa Partai Garuda menginginkan perubahan terjadi di Indonesia. Sebenarnya, perubahan yang seperti apa yang diharapkan ?
Begini, sebuah bangsa atau negara itu sangat dinamis. Dari masa ke masa, dari tahun ke tahun pasti terus mengalami perubahan. Perubahan ini pastinya harus perubahan yang lebih baik. Idealnya perubahan yang terjadi adalah perubahan yang seperti dicita-citakan oleh pendiri bangsa ini, perubahan idealnya seperti itu.
Di masa sekarang ini yang kami harapkan, perubahan yang kami inginkan di dalam parlemen kita ini adalah anak-anak muda. Kedua, kita inginkan parlemen kita ini adalah parlemen yang bersih. kenapa kami merasa bisa mengusung isu parlemen yang bersih? Karena kami tidak punya beban, pada saat membentuk partai politik ini, kami tidak punya hutang,kami tidak punya beban politik, kami juga tidak punya utang finansial. Sehingga, kami tidak punya beban untuk mengembalikan apapun.